Home Uncategorized Kejutan Iklan Volkswagen: Kreativitas Iklan Sebagai Media Kepedulian Merek

Kejutan Iklan Volkswagen: Kreativitas Iklan Sebagai Media Kepedulian Merek

0

SENI.CO.ID – Siapa tak kenal merek (brand) Volkswagen atau yang biasa disingkat dengan VW? Ketenaran merek VW ini sudah tak perlu diragukann lagi. Merek VW telah menjadi laiknya legenda hidup yang terus terpatri di hati khalayak karena konsistensinya pada kualitas produk yang memuaskan bagi konsumennya. Karenanya iklan-iklan dari merek VW ini tak perlu lagi tampil hardsel seperti merek-merek junior lainnya. Seperti halnya merek-merek ternama dan legendaris lainnya, iklan-iklan merek seperti halnya VW ini bisa bebas bermain-main kretivitas yang tak perlu lagi dibebani oleh kewajiban untuk menjual. Itu sebabnya jika kita cermati, iklan-iklan VW mampu tampil elegan, soft, berkelas dan tidak norak jualan produk.

Selain menampilkan iklan-iklan yang memperkuat citra produk sebagai merek ternama dengan iklan-iklan yang unik, berseni, bercitarasa eksklusif, mempesona dan memikat, ternyata iklan-iklan merek ternama juga bisa memanfaatkan iklan pencitraan merek mereka sebagai salah satu media edukasi, mitigasi, advokasi bagi masalah-masalah krusial yang ada dalam masyarakat. Dan ternyata VW berhasil melakukannya dengan kreatif, inovatif dan memakai perencanaan waktu yang sangat tepat.

Baru-baru ini, Volkswagen (VW) memasang iklan di pertunjukkan bioskop. Seperti laiknya iklan-iklan yang ditayangkan di gedung bioskop, iklan VW ini diputar sebelum film utama dimulai. Ketika iklan VW diputar, maka orang-orang pun mulai menyimak iklan yang disajikan. Visual seorang pengemudi VW menyalakan mesin mobil, menyetel musik kesukaannya dan segera berkendara menyusuri jalan yang berkelok-kelok. Semuanya berjalan seperti biasa saja. Para penonton mulai menyimak dengan berbagai aktivitasnya masing-masing. Ada yang mulai menyerubut softdrink yang dibawanya, ada yang membetulkan posisi duduknya agar nyaman, bersandar manja pada pundak pasangannya dan hal-hal biasa lainnya.

Namun ternyata VW memberikan kejutan yang sangat bermanfaat pada iklan ini. Ketika iklan tengah diputar, pada saat bersamaan opertor VW menelepon ponsel semua orang yang hadir secara kolosal dan bersamaan. Semua handphone penonton bioskop berdering dan bergetar secara bersama-sama. Tentu saja karena masih iklan, para penonton tidak sungkan untuk mengangkatnya. Tapi,… saat penonton mengangkat ponselnya… Tiba-tiba terjadilah hal yang membuat semuanya tercengang, kaget, dan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Ciitciiitciiit Brakkkk!!! ketika para penonton mengangkat telponnya, maka pengendara mobil yang ada di iklan mengalami tabrakan yang dahsyat.

Semua penonton yang tengah menyimak handphonenya sontak terbelalak kaget. Lalu setelah visual kaca mobil yang pecah munculah pesan yang ingin disampaikan iklan VW ini. “Mobile use is now the leading cause of death behind the weel”, “A reminder to keep your eyes on the road”. Mungkin bisa diartikan dalam bahasa Indonesia seperti ini: “Penggunaan ponsel sekarang ini telah menjadi penyebab utama kematian di belakang kemudi”, “Ingatlah untuk selalu memperhatikan jalan”.

Sungguh melalui iklan ini, Volkswagen (VW) mampu menjadi sebuah seni komersial (iklan) yang biasanya hanya dimanfaatkan sebagai pendongkrak citra perusahaan atau pendorong kenaikan penjualan, menjadi media edukasi yang sangat mengena bagi target sasarannya. Boleh jadi kreativitas seni visual iklan VW kali ini biasa-biasa saja. Sebuah visual normal tentang bagaimana sudut pandang dari pengemudi di dalam sebuah mobil saja. Namun melalui kreativitas waktu pemutaran iklan yang presisi dengan dukungan aktivasi yang sangat jitu, maka pesan yang ingin disampaikan mampu dikemas dengan sangat kuat dan tepat sasaran.

Selamat VW, semoga akan segera dimunculkan kreativitas iklan-iklan yang bermanfaat lainnya, dan perusahaan tak sayang untuk membelanjakan dananya guna produksi iklan-iklan seperti ini. Pasalnya iklan seperti ini hanya bisa diputar sekali dua kali, setelah itu akan terasa basi karena unsur gimmick dan kejutan yang diberikan sudah diketahui. Tabik.

(WA Wicaksono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here