Home AGENDA Masihkah Kita Berpuisi Hari Ini? (Sebuah Renungan di Hari Puisi Sedunia)

Masihkah Kita Berpuisi Hari Ini? (Sebuah Renungan di Hari Puisi Sedunia)

0
linkedin@united-nations

Thursday is World Poetry Day, an opportunity to celebrate the unique ability of poetry to provide comfort and inspiration in times of crisis and difficulty. Practiced throughout history, in every culture and on every continent, poetry speaks to our common humanity and our shared values, transforming the simplest words into a powerful catalyst for dialogue and peace. (United Nations)

Mungkin tak banyak yang mengingat dan menyadarinya. Ternyata hari ini 21 Maret 2024, adalah Hari Puisi Sedunia. Masihkah ada perca-perca puisi di sekitar kita? Mungkin dalam postingan sosial media kita dan jejaring kita. Mungkin dalam pesan-pesan di handphone kita. Mungkin dalam artikel yang kita baca. Mungkin dalam film yang kita tonton. Mungkin dimana saja. Masihkah kita berpuisi sebagai salah satu bentuk komunikasi kita?
Puisi adalah salah satu bentuk seni tulisan yang memainkan peran penting dalam menjaga komunikasi dengan cara yang artistik, menarik, dan indah, namun sarat akan makna yang mendalam.
Karena itu tak ada salahnya jika di hari Puisi Sedunia ini, mari kita refleksikan mengapa puisi begitu penting dalam budaya kita dan bagaimana ia memainkan peran yang krusial dalam menyampaikan pesan-pesan penting dalam komunikasi di kehidupan kita.
Pertama-tama, puisi memungkinkan kita untuk menyampaikan pemikiran, perasaan, dan pengalaman dengan cara yang sangat eksperimental dan artistik. Dalam puisi, kita dapat memanfaatkan bahasa secara kreatif, menggunakan metafora, simbolisme, ritme, dan pengulangan kata-kata untuk menciptakan sebuah karya yang unik dan menggugah imajinasi pembaca. Hal ini membuka pintu untuk berkomunikasi dengan cara yang tidak terbatas oleh aturan-aturan konvensional yang seringkali membatasi ekspresi dalam tulisan prosa.
Apalagi, keindahan puisi juga mampu menjadi daya tarik yang tersendiri. Sastra dan seni selalu memiliki peran yang penting dalam budaya manusia karena kemampuannya untuk menginspirasi dan mengangkat jiwa. Puisi dengan penggunaan bahasa yang penuh warna dan irama yang indah dapat menarik perhatian pembaca, bahkan yang mungkin tidak terlalu tertarik pada bacaan biasa. Keindahan ini membuka pintu bagi orang-orang untuk menemukan kedalaman makna di balik kata-kata yang dipilih dengan cermat.
Namun, yang paling penting dari semua itu adalah kedalaman makna yang ada dalam puisi. Puisi seringkali menjadi wadah untuk menyampaikan pesan-pesan yang mendalam, mulai dari cinta, kehidupan, kemanusiaan, hingga isu-isu sosial dan politik. Dengan kata-kata yang dipilih dengan teliti, seorang penyair dapat merangkai makna-makna yang kompleks dan membingkai realitas dengan cara yang menggerakkan hati dan pikiran pembaca. Puisi seringkali menjadi suara bagi yang tak terdengar, memperjuangkan hak-hak, dan memberikan peringatan akan berbagai tantangan yang dihadapi oleh manusia.
Pentingnya puisi untuk menjaga komunikasi yang bermakna juga tercermin dalam sejarah. Sejak zaman kuno, puisi telah menjadi sarana untuk menyebarkan cerita-cerita epik, menyuarakan kegelisahan spiritual, dan merayakan keindahan alam serta pencapaian manusia. Puisi telah bertahan dan terus berkembang, menjadi bagian integral dari kekayaan budaya yang kita warisi dan kita ciptakan.
Dus, setidaknya pada Hari Puisi Sedunia ini, marilah kita rayakan keajaiban puisi dan menghargai peran pentingnya dalam memelihara komunikasi yang bermakna. Mari kita dukung para penyair yang terus berjuang untuk menyampaikan pesan-pesan yang dapat mengubah dunia, satu kata-kata indah pada satu waktu.
Setidaknya, dalam dunia yang semakin terhubung dan cepat, puisi memiliki peran yang penting dalam memperlambat kehidupan kita dan menawarkan kesempatan untuk merenung dan berhubungan dengan diri sendiri dan dunia di sekitar kita. Puisi mampu menjadi jembatan antara individu, budaya, dan bahasa yang berbeda, membantu kita memahami dan menghargai perbedaan satu sama lain.
Sekali lagi, sebagai peringatan Hari Puisi Sedunia, mari kita bergabung dalam merayakan keindahan dan kekuatan puisi tersebut. Mari kita menghargai puisi sebagai bentuk seni yang unik dan memperdalam koneksi kita dengan dunia di sekitar kita. Melalui puisi, mari kita menjaga komunikasi dengan cara yang artistik, menarik, indah, namun sarat akan makna yang mendalam. Mari kita gunakan puisi untuk membangun koneksi yang lebih meaningful dengan orang-orang di sekitar kita, dan untuk menyebarkan pesan cinta, perdamaian, dan kemanusiaan. Tabik. (W-sn)
Sponsor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here