Home AGENDA Pameran Tunggal Fotografi “Insight” Ve Dhanito Digelar di Perpustakaan Nasional Jakarta

Pameran Tunggal Fotografi “Insight” Ve Dhanito Digelar di Perpustakaan Nasional Jakarta

612
0

SENI.CO.ID – FOTOGRAFER  Ve Dhanito menggelar pameran tunggal fotografi bertajuk “Insight” di Perpustakaan Nasional RI Jalan Medan Merdeka Selatan 11 pada 5-15 Maret 2022.

Ve Dhanito adalah fotografer produktif dan memiliki cara pandang fotografi yang baru.
Ia memliki kreativitas tanpa batas, memberi kebebasan untuk membuat apresiasi pada berbagai subyek yang dikenal dengan pasti.

Ve Dhanito, fotografer yang telah malang melintang di dunia fotografi.
kali ini ia bersama Tidar Heritage Foundation, menggelar pameran tunggal  “Insight” dengan menyampaikan pemikiran bagaimana otak bekerja membentuk persepsi hingga munculnya kreativitas dalam diri manusia, digunakan sebagai dasar pemikiran karya yang ditampilkan dalam pameran ini.

Karya Beholder share, the artist does only 50% of the work in creating art. The remaining 50% is in the viewer’ s brain. 

Pameran akan dibuka oleh : Prof. Herawati Sudoyo, pada 5 Maret 2022, pukul 10-12 WIB, dengan pertunjukan seni oleh: Dhea Fandari. Pameran kali ini dikuratori olehFajar Sidiq Sukirnanto.

“Saya memberanikan diri untuk mendasari karya saya dengan ilmu neuroscience, ilmu bagaimana otak manusia bekerja. Pameran akan terbagi menjadi dua bagian, berdasarkan tampilan visual, konten dan literatur acuannya”,ungkap Ve Dhanito ditengah persiapan pameran, melalui pesan elektroniknya.

Pameran ini dibagi dalam dua kelompok karya, bagian pertama, tentang bagaimana otak manusia bekerja membentuk persepsi dan realitasnya. Berdasarkan buku 71/2 Lessons about The Brain by Lisa Feldman Barrett.

Karya ini disajikan dalam berbagai bentuk cetak dan instalasi. Bagian kedua, tentang kreatifitas. bagaimana otak manusia dan budayanya membentuk kreatifitas, berdasarkan buku Runaway Species by David Eagleman.

Karya ini akan disajikan Fotografi Glow in the Dark printed with fluorescent ink, digelar dalam ruangan khusus. Semua karya dalam pameran ini dicetak menggunakan teknologi printing terkini oleh Bintang Sempurna Prints. Jadi karya-karya yang dipamerkan, diangkat dari buku dengan basis highlight yang menjadi dasar literatur neuroscience. (AEM)

Previous articlePelukis Srihadi Soedarsono Mangkat
Next article“Ekspresi Perempuan Indonesia” dan Gairah Baru Itu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here