Home AGENDA Jabang Tutuka Seorang Anak yang Ditakdirkan Kalahkan Naga Percona

Jabang Tutuka Seorang Anak yang Ditakdirkan Kalahkan Naga Percona

119
0
Pementasan Wayang Orang Priangan Jabang Tutuka karya Prof. Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum. penggagas sekaligus penata/koreografer WOP Jabang Tutuka/ist

SENIINDONESIA —   Pertunjukan sebagai reflekasi akhir tahun 2022  di kota Bandung ditutup dengan tajuk “Rumaksa Miara Pakaya” dalam kemasan yang ada di rangkaian ISBI Bandung Arts Festival  yang berlangsung, Jumat 30 Desember 2022 bertempat di Gedung Kesenian Sunan Ambu, Jl. Buah Batu 212 Bandung.

Sajian yang penuh fantastis dari penggagas sekaligus penata dan koreografer Wayang Orang Priangan (WOP) dengam “Jabang Tutuka” sebagai sajian yang kuat dalam upaya bersama mejaga, melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya yang menjadi jati diri bangsa (sunda).

“WOP sebagai sumber inspirasi. Pertunjukan dikemas dan disajikan dalam bentuk kekinian, sebagai upaya mempopulerkan kembali WOP pada generasi milenial yang saat ini sebagian besar sudah tidak mengenalinya,” jelas Prof. Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum.

Menurutnya, Jabang Tutuka merupakan karya eksperimen baru, paduan antara kekentalan tradisi dengan musik kekinian yang menghadirkan perbedaan dengan karya-karya sebelumnya. “Karya ini merupakan keberlanjutan hasil riset tahun 2021 yang semula dikemas dalam bentuk film, kemudian dikemas kembali untuk kebutuhan panggung pertunjukan. Semoga tahun depan ada mitra industri yang dapat menghilirkan karya ini,” harapnya.

KISAH JABANG TUTUKA

Jabang Tutuka adalah seorang anak yang ditakdirkan untuk mengalahkan Naga Percona, sosok raja sakti yang memporakporandakan kahyangan. Namun kenyataannya, Naga Percona tidak mudah dikalahkan, dan Jabang Tutuka pun kalah di tangan Naga Percona. Untuk menyelamatkannya, para Batara memasukkan Jabang Tutuka ke kawah Candradimuka dan Jabang Tutuka pun berubah wujud menjadi Gatot Kaca.

Jabang Tutuka bisa jadi adalah jelamaan diri kita, yang mengalami berbagai ‘pertempuran’ dalam kehidupan selama setahun ini. Tahun yang diwarnai banyak bencana tetapi sekaligus mempu menjadikan kita menjadi pribadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya.

Seperti halnya  Jabang Tutuka yang harus ditempa dengan keras. Semoga kita pun sudah berhasil melewati kawah Candradimuka dan bersiap merayakan kebaruan semangat menuju tahun baru 2023 dengan penuh optimisme.

ISBI Bandung Arts Festival 2022 merupakan kegiatan dalam rangkan bantuan hati dan kemanusiaan untuk membantu sesama yang tengah ditimpa bencana di Cianjur.

“Selain menyuguhkan Wayang Orang Priangan, sebelumnya tim ISBI Bandung terjun langsung ke lokasi bencana Cianjur dengan melakukan  Trauma Healing  untuk korban gempa, 16 Desember 2022 di Desa Rancagoong, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Cianjur,” ujar Zaini, Dosen Seni Rupa ISBI Bandung dan maestro Permainan Tradisional Indonesia.

   

Selamat lewat Wayang Orang Priangan ini sebagai inovasi dari kekuatan wayang orang tanah Sunda akan memapu membangun budaya luhur yang hakiki.

ISBI Bandung sebagai kawah candradimuka adalah kekuatan yang sangat bisa dan mampu melakukannya. Selamat untuk Prof Een Herdiani dan semoga saja Wayang Orang Priangan dengan pentas JABANG TUTUKA ini akan bisa melakukan roadshow ke sejumlah kota di  Indonesia. Tabik!!

(MANGHER/AEN) 

 

Previous articleTiga Karya Penyair dalam Puisi Menguak Corona
Next articleLongser Sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat Tingkatkan Kecerdasan Majemuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here