Home BERITA Ide-ide Baru Bagi Industri Kreatif akan Muncul di Jakarta Content Week Creative...

Ide-ide Baru Bagi Industri Kreatif akan Muncul di Jakarta Content Week Creative International

55
0

SENI.CO.ID — Jakarta Content Week kreatif internasional kembali hadir untuk yang ketiga kalinya. Event yang diinisiasi Yayasan 17000 Pulau Imaji bekerja sama dengan Frankfurter Buchmesse (FBF) menghadirkan narasumber, Alvinta Purba (General Manager Jaktent 2022), Claudia Kaiser (VP Frankfurter Buchmesse), Mayumi Haryoto (Co-Founder @bacapibo), Diaz Hensuk (Sekretaris Jenderal Asosiasi Design Grafis Indonesia/ADGI) dan digelar di Teater Wahyu Sihombing – Taman Ismail Marzuki (TIM)  Jl. Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, Jumat 11/11 2022.

Alvie Purba General Manager Jaktent 2022 mengatakan bahwa Jakten programnya banyak, mudah-mudahan bisa memberikan oportunity baru, “Ide-ide baru bagi industri kreatif di Indonesia khususnya,” jelasnya.

Jaktent merupakan wadah bertemunya para pegiat di industri kreatif di bidang publishing, kuliner, fashion, kerajinan, film, design, games, digital startup, cosplay, dan media lainnya.

Jaktent tahun ini mengangkat tema COLLABRATE kombinasi dari kolaborasi dan kalibrasi. Jakarta Content Week bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di industri kreatif di Indonesia dan negara lain, dalam bekerja sama dan menunjukkan contoh kalibrasi.

“Target yang ingin dicapai dari kolaboratinya, kita ingin lebih menunjukkan lagi artinya proses kolaborasi atau bentuk festival secara offline, dan bagi Jakten secara off line ini tahun pertama setelah dua tahun terakhir ini festival secara online,” ungkap.

Harpan Alvin menambahakn bahwa, “Festival ini ingin lebih banyak menaungi komunitas-komunitas di industri kreatif, membuka ruang bertukar ide, pengalaman, berdiskusi dan perkembangan teknologi. Jaktent bertujuan bersama-sama ingin menciptakan ekosistem yang kreatif, khususnya di wilayah Asia Pasifik. Kita juga bekerja sama dengan Frangfurt Book Fai – VP Frankfurter Buchmesse.”

Dias Henzuk, kurator LitBeat Jaktent mengatakan bahwa “Dengan adanya wadah seperti Jaktent dapat mempertemukan pelaku yang kompeten dan relevan khusus di bidangnya untuk menyuarakan isu-isu yang belum populer dan hal baru,”

“Bahwa hal seperti ini harus lebih sering diadakan dan bukan menjadi hal yang extraordinary sebenarnya. Karena harusnya hal seperti jaktent ini lebih sering, dan hal yang rutin, jadinya. Dan Jaktent sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Diaz Sekretaris Jenderal Asosiasi Design Grafis Indonesia/ADGI.

Mayumi Haryoto Co-Founder @bacapibo mengatakan dalam festival Jakten ini mengangkat buku anak dengan tema “Inklusifitas dan Keragaman” representasi kaum-kaum minoritas. “Topik-topik yang tabu, dimana menurut kami masih kurang diulik oleh konten-konten di Indonesia,” jelasnya. |YS/SEN

Previous articleAdhie Massardi Luncurkan Antologi Puisi “Pengantar Pergantian Kekuasaan”
Next articleCONSTELLATIONS: GLOBAL REFLECTIONS Seni Unik di Ruang Terbuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here