Home AGENDA SAJAK-SAJAK Taufan S. Chandranegara

SAJAK-SAJAK Taufan S. Chandranegara

0

SENI.CO.ID — Pada Akhir pekan ini kami tampilkan Sajak-sajak seniman senior selamat menikmati.  (red)

 

Sajak Batu.

Batu, saksi hidup
Ular besar memangsa
ular kecil.
Batu, saksi sejarah
bisu perilaku
anonim.
Batu membisu
Para serigala, memangsa
hibitat kelinci.
Batu bisu, mencatat
waktu kata batu,
jadi pasir, tertiup badai.
Badai membisu
cerita bisu
euforia.
Ratap batu,
Tangis batu
tertidur membisu.
Sudah jadi arang
jadi abu, tergusur
Batu membisu.
Siasat batu
Siasat bisu
membatu.
Aklamasi membatu,
selalu bisu, memfosil
Aksioma batu-batu.
Membatu ataupun
membisu, tak mau tahu
kata di batu-batu.
Kalau sudah membatu
nasi, jadi bubur batu
tak mau tahu
Alih-alih membatu
kebisuan batu
membatu

***
Jakarta SENI, Mei 13, 2023.

 

Sajak Pasir.

Serupa menulis di pasir
kata mati di injak kata
sumir alibi aksioma.
Hati dalam pasir
sembunyi di balik angin
kata angin di pasir-pasir.
Badai pasir, menggulung
angin, meniup pasir
tak mampu menerjang.
Kalau pasir menolak badai
tak mungkin diterjang
membisu badai di kalbu.
Tak guna puting beliung
jika pasir menolak badai
angin, serupa kata badai.
Gugur daun sebab angin
karena, angin rindu
pepohonan berpasir.
Memilih badai atau angin
pasir tetap berangin-angin
badai tak menuai pasir.
Sajak pasir bukan puisi
bukan pula kata-kata
bukan pula cerita mati.
Pasir mampu bergerak
di bawah permukaan
badai ataupun angin.

***
Jakarta SENI, Mei 13, 2023.

 

TENTANG PENYAIR

Taufan S. Chandranegara, Praktisi Seni – Penulis.
Lahir : Jakarta, Indonesia.

Pendidikan non-formal :
Workshop Teknik Tatalaksana Pentas dan Pencahayaan yang diselenggrakan oleh Japan Foundation dan Pusat Kesenian Jakarta/TIM, Workshop Dramaturgi yang diselenggarakan oleh Teater Koma dan Goethe Institute Jakarta. Terlibat dalam Gerakan Seni Rupa Baru 1987. Dengan tema: PASARAYA DUNIA FANTASI. Di Pusat Keseniaan Jakarta TIM.

Karier :
Perancang Grafis PT. Grafiti Pers. Penerbit Majalah Tempo, Medika dan Zaman (1981-1987)

Profesi :
Aktor Teater, Skenografer, Sutradara Teater, Pengarah Artistik, Penata Panggung & Cahaya, Perancang Grafis, Penulis Naskah Drama,

Perupa: Era 2000-1970.
Telah berpameran tunggal Seni Rupa ke 1 sampai dengan ke 12 pada era 2005 – 2016, dengan tema: TAUFAN 05, TERA, IKON, ORAL (Kritik kepada Korupsi), HUMA, ESAI, ZERO, CINTA, THESHADOW, NO END, THE SCENE OF AN ERA, GUDANG, Taufan bersama teman-teman dari kelompok 12 PAS (Pameran Kritik kepada Korupsi Seri Kedua). Pameran ke 1 sampai dengan ke 12 berlangsung di Jakarta Indonesia.

Pameran bersama group seni rupa antara lain: Pameran bersama Kelompok Seni Rupa 12 PAS, tema “The wall of Fiction” dengan karya berjudul “The Scene of An Era” 2012 di Galeri Nasional Jakarta Indonesia. Telah mengikuti pameran kelompok “Pelukis Jakarta, tema “Warna-warni Jakarta” 2008 di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Galeri Cipta II Jakarta Indonesia. Telah mengikuti pameran kelompok seni rupa YES 2007, di Galeri KITA, Bandung Jawa Barat. Pameran Seni Rupa dan Grafis group Majalah Tempo pada era 1980 di Pasar Seni Ancol, Jakarta Indonesia. Pameran bersama “Sanggar Garajas Bulungan” pada era 1970 sebagai anggota sanggar tersebut di Bulungan, Jakarta Indonesia.

Aktifitas Teater :
Kelompok Seni Pemuda – Gelanggang Remaj Bulungan, Teater Panuluh, GARAJAS angkatan 1970, Anggo tetap Teater Koma sejak 1981. Kini memimpin Teater Dur.

Karya Naskah Teater :
Bendera (1994), Grass Rock Opera (1998), Saputangan Merah Jambu (1999), Bolong (2000), Opera Sang Sangkuriang (2001), Taman Hati (2003), Monolog Aksioma (2004), Monolog Bangsat (2004), Monolog Kepada Orang Terkasih (2005), Monolog Bunga Di Atas Awan-awan. Atawa Cinta Dibalut Hitam (2005), Monolog Kromo Kronik (2005).  Telah terbit lengkap di Antologi Monolog.

Karya Buku :
Antologi Monolog Babad Raja Tega (2005)

Filmografi :
FTV Suryakanta Kala-Onah dan Impiannya (penata aristik dan penata cahaya), FTV Cintaku  Terhalang Tembok (penata artistik dan penata cahaya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here