Home AGENDA “Freedom and Harmoni” 30 Karya Pelukis dari 23 Pelukis Indonesia

“Freedom and Harmoni” 30 Karya Pelukis dari 23 Pelukis Indonesia

172
0
SENI.CO.ID – Sebanyak 23 pelukis Jakarta hadir dalam tema “Freedom and Harmoni” merespon perayaan Agustusan di hari Kemerdekaan RI ke-77.
Para seniman ini menggealar pameran yang bertempat di Grand Cempaka Bussines Hotel Jakarta.  Beragam karya terlihat mulai obyek, figur atau tanpa figur dan aliran pun berbagai aliran ; Abstrak, Ekspresionis dan figuratif.
Dari abstrak Ekspresionis antara lain ada pekukis Eddy Kamal, Edo Abdullah, Adlianto.
Sketsa dengan obyek yang kuat dengan imajinasi bisa kita lihat pada karya Mulyawan Syarif.
Juga obyek bunga, wanita yang anggun dilukiskan dengan apik, oleh Pelukis wanita Ambarsari S, Naomi, Joyce J. Widjaja, dan beberapa pekukis wanita yang lain, seperti Esti S Ardian dari Surabaya melukiskan Proklamator Bung Karno muda dengan aksen aksen lambang kenegaraan dan kebangsaan.
Karya yang menonjol juga dari Yusuf Wibisono dengan melukiskan sosok Soekarno, tak kalah spektakulernya juga karya Pelukis Cryshnanda, seorang pelukis senior juga yang juga masih aktif di kepolisian berbintang satu ini memang sangat produktif, dipameran ini mengeggelar karya Ekspresionis yang cukup monemental melukis Soekarno dengan khas seorang pelukis Cryshnanda.
Yang bergaya figuratif kita lihat dari karya khasnya Pelukis AR.Tanjung.
Tidak kalah menariknya dari karya Dick Syahrir, Adjar Utomo lebih pada kekuatan konsep sehingga karya mereka nampak tidak yang umumnya kita lihat dari banyak karya yang tampil disana.
Masih ada karya yang menarik misalnya berjudul Ibu Fatmawati karya Harun al-Rasyid , Karya Kadsu menggambarkan suasana Grilyawan sedang mengatur strategi. Ada pula obyek Keluarga Urban karya Baem Ibrahim, Karya Budi Karyono yang sedikit terpengaruh Pelukis asing yang lama bermukim di Bali, Firta PW yang melukis kan macan- harimau.
Sedangkan pekukis Betawi Maulana sangat indah dan mengadvokasi sekali tentang kerusakan lingkungan Kali Ciliwung dan melukiskan juga indahnya anak-anak pinggiran yang kampungnya berada dekat kali Ciliwung, sedang mandi di kaki Ciliwung yang sudah bersih.
Inilah sajian Agustusan Kemerdekaan RI ke-77 para pelukis yang konsisten dan salut buat mereka. MERDEKA!!!!. (amedita)
Previous articleJohann Wolfgang von Goethe dan Faust
Next articleTari Kolosal Meriahkan Kariaan Agustusan Kota Cimahi 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here