Home AGENDA PUISI-PUISI AENDRA MEDITA

PUISI-PUISI AENDRA MEDITA

99
0

PUISI-PUISI AENDRA MEDITA

PULANG
Jangan katakan tak rindu, karena kamu bukan jiwa yang suka mengembara. Tuluskan jiwamu sebab semua tahu bahwa yang benar adalah benar. Bukan rekayasa atau cara licik yang selalu dikedepankan. Pulanglah sebab semua tahu dari pada kamu akan jadi cemooh bukan punya legacy. Ini soal tanggung jawab bukan improvisasi. Cukup sudah waktu sebelum semua amuk.
Diperjalanan pulang nanti kamu berkontemplasi dan memohon ampun. Apa saja dosanya kamu sendiri yang tahu. Tidak juga kau yang para dayang membantu meloloskan hanya ingin menikmati yang bukan haknya. Pulang lebih baik dari pada mengulur waktu, apalagi minta lebih dari jadwal yang resmi.
Cilandak, 18 November 2022 
*
DIJALAN BARU
ada kebaruan dan mestinya harus dipahami, baru tahu bahwa jalan baru ini sebagai jembatan untuk jalan akan datang. dalam waktu singkat jalan itu ada, bukan sebuah keajaiban tapi tetaplah kita harus bersyukur. jika jalan baru ini petunjuk akan sebuah kenangan mungkin sejarah akan menorehkan nama siapa saja yang punya hajat. aku hanya saksi diam bukan pelaku. aku hanya orang yang lihat sekilat ada jalan baru yang mungkin bisa jadi ada kebaruan di negeri ini akan segera muncul.
Jakarta, 29 November 2022
**
IBU
Perjalanan waktumu tak akan kulupakan dan dirimu adalah warna keabadian dalam hidupku. Aku tahu jalan juangmu untuk anak-anakmu, tidak ada kecuali, yang ada semua adalah kenangan waktu yang sangat mengetarkan jiwa. Waktumu adalah semua untuk anakmu. Ada sangat rindu saat ini saat ingat kenangan masa kecilku. Pada September ini bukan hanya ceria di waktu tapi kuingat dihari lahirmu ibu……..
16 September 2022 
***
PESAN UNTUK SANG PEMBOHONG
Berhentilah jangan kau teruskan lagi.
Aku bukan tak mau dengar tapi aku sudah muak
Kebohonganmu terlalu panjang. Aku juga tak mau ikut dalam menata kebohongan lain atau kebohongan baru. Berhentilah….!!!
Lebih baik dirimu sadar, sebab nanti kebohongan akan berseri akibatnya akan jadi malapetaka.
Aku juga heran kenapa kebohonganmu begitu menghipnotis waktu dan yang dekat kok seperti di ninabono bahkan terlena dan menikmati. Aduh bencana apa ini?
Berhentilah jangan kau teruskan kebohongan itu lagi, sebelum amarah amuk datang dari yang tak diduga-duga, sebab aku ingat pepatah yunani “jika palsu dalam satu hal, maka pasti palsu dalam semua hal”
Dan bagiku kepalsuan adalah kebohongan….
Sudah lah berhenti berbohong, lebih baik nikmati minum kopi yang selalu jujur meski pahit tapi tetap di rindu banyak para umat manusia.

 

Jakarta, 9 Desember 2022

 

****

UNTUK YANG SEDANG RINDU
Dimana kamu, ini ada kabar untukmu, meski tak harus kamu jawab cepat tapi kamu boleh simpan pesan ini untuk masa depan.
Dimana kamu, ini yang katanya selalu rindu kalau jauh sedikit kamu akan beri waktu atau colek kabar waktu dimana dan lagi apa?
Dimana kamu?

Aku akan rindu meski dekat dan jauh pun apalagi. Sebab untuk saling rindu itu harus terus percaya bahwa semua tak akan sama dengan yang lainnya.

 

Jakarta, Oktober 2022

*****

Penulis Aendra bersama Eriko Kameyama saat berjumpa di Tokyo. Eriko pernah mahasiswi Ajip Rosidi/doc AME
CATATAN REDAKSI
Pekan ini Redaksi Seni menurunkan kembali puisi. Kali ini Puisi yang diangkat adalah dari Aendra Medita, sebanyak 5 Puisi yang ditampilkan membaca realitas. Aendra adalah penulis dan juga bersama Matdon dan kawan-kawan sastrawan mendirikan Masjelis Sastra Bandung (MSB), puisi dan tulisn seninya pernah muncul di media seperti Pikiran Rakyat, Bandung Pos, dan media lainnya. Kini Aendra menjadi Pemimpin Redaksi  Media SENI.CO.ID dan juga MAJALAH SENI.

***

Sebagai tambahan mulai Desember ini sampai kedepan SENI.CO.ID akan menerbitkan puisi-puisi karya penyair yang kirim ke redaksi, dengan ini silakan yang akan mengirim naskah puisi, naskah puisi dikirim via email dengan amat emailnya redaksiseni@gmail.com atau redaksi@seni.com. Adapun untuk honor yang diterima penulis puisi akan dikirim setelah puisi dimuat karyanya. Honor berupa uang sesuai jumlah puisi yang dimuat dan bonus kopi pilihan sebanya 25o gram. Terima kasih. 

REDAKSI

 

 

Previous articleEra Green Jadi Trend Produk Busana dan Interior
Next articleTabik, Encik Remy Silado

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here