SENI.CO.ID – JMK ART SOLUTION bersama Meprindo Communications akan menampilkan 79 karya pelukis Maestro Indonesia Jeihan Sukmantoro yang dikenal luas di dalam dan di mancanegara dalam pameran usia Jeihan 79 Tahun ini bertajuk “ENERGY BABAD JEIHAN 79 Tahun”.
Perjalanan Hidup Jeihan selama 79 tahun akan disajikan dalam Pameran yang akan di pada30 Oktober- 1 November 2017 di Energy Building Jalan Jenderal Sudirman Jakarta.
Menurut Pelaksana Event Susi Andrini bahwa pameran ini sebuah dedikasi tinggi bagi perjalanan hidup Maestro Pelukis Indoensia. “Jeihan dalam usia 79 Tahun yang sampai kini masih produktif dan karyanya dahsyat ini layak menjadikan apresisai kita semua. Indonesia punya banyak seniman besar, Jeihan adaaah salah satu yang layak dan patut mendapatkan stempel seniman besar sang Maestro lukis Indonesia,”ujar Ussi sapaan akrab Susi Andrini Direktur Meprindo Communications kepada SENI.CO.ID Rabu 13 September 2017 di Jakarta.
Ussi menambahkan bersama Meprindo dan JMK ART SOLUTION yang saat ini punya hajatan 79 Tahun Maestro Lukis Indonesia Jeihan ini juga dikenal sebagai pelaksana sejumlah pameran seni.
Masih kata Ussi bahwa acara79 Tahun Maestro Lukis Indonesia Jeihan akan mengundang kalangan tokoh bangsa yang pernah bersentuhan dengan Jeihan sewaktu masih SMA di Solo, antara lain Wiranto yang kini MenkoPolhukam yang menrupakan teman SMA Jeihan. “Kami berencana juga mengundang Presiden yang juga orang Solo kan, dan sejumlah pengusaha, kolektor dan juga media untuk menghadiri event langka ini,” beber Ussi
Dalam keterangan tambahannya bahwa dijelaskan Jeihan merupakan Maestro yang saat ini paling tangguh di jajaran seni rupa Indoensia. Terbukti dari perjalannya yang disampaikan berikut:
Tentang Jeihan
Jeihan Sukmantoro, lahir di Surakarta, 26 September 1938 adalah pelukis terkemuka di Indonesia. Belajar seni lukis di Himpunan Budaya Surakarta (HBS) dan Seni Rupa ITB (Institut Teknologi Bandung). Ia juga pendiri sekaligus pemilik Studio Seni Rupa Bandung yang bergerak dalam bidang pendidikan seni dan kemudian menjadi Studio Jeihan, tempatnya berkarya dan memajang karya-karya seninya dengan berbagai keunikan yang dikelola manajemen modern.
Latar belakang kehidupannya di Bandung mendorong Jeihan pada sikap pribadi yang amat konsisten dan disiplin mengarungi kehidupan kesenian. Dalam perkembangan seninya, ia berkehendak menyatukan imaji-imaji, symbol-simbol dan filosofi budaya, yang padat esensi dan makna. Secara filosofis memadukan alam mistik timur dengan alam analitis barat.
Karyanya yang diam kukuh mencitrakan aura meditatif. Pameran tunggalnya sudah amat sering diselenggarakan di berbagai kota di dalam dan luar negeri. Selain banyak menimang sukses juga punya kedudukan terhormat di kalangan masyarakat atas dan kolektor seni.
Lukisannya amat khas, figur-figur manusia ditampakan bermata hitam yang memiliki kedalaman rohani; mistis seolah bisa melihat kemana-mana tapi tak kemana. Dan bagian latar lukisan sengaja diapungkan seolah tidak terikat ruang dan waktu, tetapi sekaligus bisa dimanapun dan kapanpun. Penikmat diajaknya berdialog dan berkontemplasi mengembara ke masa depan.
Dalam pengakuannya, bahwa berkesenian semestinya diorientasikan untuk amal kebajikan demi memantapkan hubungannya dengan sesama dan sekaligus dengan Allah Yang Maha Indah. “Karena saya meyakini-Nya maka saya berkesenian berpegang pada Iyyaka na’budu waiyyaka nasta’in, tidak bisa ditawar-tawar lagi”. Baginya melukis itu sarana untuk mengimani-Nya.
Maka lewat lukisannya, Jeihan membantu orang untuk berpikir positif dan bahagia.
Pameran Jeihan:
1958 : Pameran tunggal di HBS, Surakarta
1962 : Pameran tunggal di Gedung Persatuan Wartawan (PWI), Bandung
1966 : Pameran tunggal di Pandawa Art Gallery, Jakarta
1967 : Pameran tunggal di Wisma Benyamin, Jakarta
: Pameran tunggal di Balai Budaya, Jakarta
1968 : Pameran tunggal di Balai Budaya, Jakarta
1969 : Pameran tunggal di Hadiprana Art Gallery, Jakarta
1975 : Pameran tunggal di Taman Ismail Marzuki, Jakarta
: Pameran tunggal di Centro D’Arte E Cultura, Roma, Italia
: Pameran tunggal di Aljir, Aljazair
1977 : Pameran tunggal di Lembaga Indonesia Amerika, Surabaya
1978 : Pameran tunggal di Taman Ismail Marzuki, Jakarta
1980 : Pameran tunggal di Hotel Borobudur Intercontinental, Jakarta
: Pameran tunggal di Taman Ismail Marzuki, Jakarta
1981 : Pameran di Galerie’t Oude Raadhuys, Rotterdam
1982 : Pameran di Abe Art Gallery, New Jersey, USA
1983 : Pameran di Euro Gallery, Zurich, Swiss
1985 : Pameran bersama S. Sudjojono di Hotel Sari Pacific, Jakarta
1988 : Pameran tunggal di Wisma Metropolitan, Jakarta
1980 : Pameran tunggal di Wisma Tugu, Jakarta
1991 : Studi komparatif seni rupa di Jepang
1992 : Studi komparatif seni rupa di Eropa
1992 : Pameran di Jakarta Design Center, Jakarta
1993 : Pameran tunggal di Andi’s Gallery, Jakarta
1995 : Pameran besar “Tiga Sahabat” di Le Meridien Hotel, Jakarta
1996 : Pameran di Galeri Hidayat, Bandung
1997 : Pameran “Sumbangsih Tiga Pelukis untuk Padmanaba”, hotel Holiday Inn, Jakarta
1998 : Pameran tunggal “Manusia Kita Manusia”, dalam rangka peresmian Studio Jeihan, Bandung
1999 : Pameran tunggal “Jeihan Towards the New Millennium”, The Jakarta Hilton International Hotel, Jakarta
: Pameran tunggal di Galerie Darga & Lansberg, Paris, Perancis
2000 : Pameran tunggal di Darga Gallery, Denpasar, Bali
2001 : Pameran Tunggal “Our Human Being” , The Jakarta Hilton International Hotel, Jakarta
2004 : Pameran Kolaborasi “Jeihan Melukis Rasinah Menari” di Bandung
: Pameran Tunggal “Misteri dan Harmoni”, Hotel Gran Melia, Jakarta.
2005 : Pameran Tunggal “ Gerak Dalam Diam, Diam dalam Gerak” di Soka Gallery Soka Jakarta.
2006 : Pameran Tunggal “Jeihan Pamer Lukisan” di The Ritz Carlton, Jakarta
Pameran “Pamer Lukisan” Di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
2008 : Pameran “Sabang Merauke” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Pameran “Manifesto” di Galeri Nasional, Jakarta
2009 : Pameran “Sepuluh Ganeca” di Galeri Nasional, Jakarta
2010 : Pameran “Between Techniques And Instinctive Framing” di Bentara Budaya Bali,
2011 : Pameran “Our Being” di KL Artspace, Malaysia
2012 : Pameran “Soul Of Art” di Ballroom the Ritz Carlton Hotel, Pacific Place (SCBD), Jakarta
2013 : Pameran “Lima Rukun” di Studio Jeihan, Bandung
2014 : Pameran “Refleksi dan Re-Imagi Indonesia” di Museum Nasional, Jakarta
2015 : – Pameran “Perayaan 50 Tahun Mata Hitam Jeihan” di Studio Jeihan Bandung
– Pameran “50 tahun Mata Jeihan Menatap Pahlawan” di the Ritz Carlton Hotel, Pacific Place (SCBD), Jakarta
2017 : Pameran “ SUFI/SUWUNG” Di Studio Jeihan Bandung
Pameran “BABAD JEIHAN”, Di Energi Tower, Jakarta.
Dalam Babad Jeihan merupakan pameran Jeihan yang menggambarkan kekinian respon karya Jeihan dalam perjalanan panjang 79 Tahun. Meski karyanuya kuat dalam figuratif dan juga Jeihan akan menampilkan karya yang menawarkan perenungan-perenungan terupatam dikarya yang lebih religuitasnya yang kontemplatif.
Karya berwujud implisit dan kuat namun mata hitam dari beberapa karya yang figuratif ada ruang misteri dalam mata hitam jeihan.
“Karya Jeihan juga membangkitkan rasa sublim yang tinggi dan juga menawarkan pandangan dan makna penuh warna sehingga karya Jeihan yang akan dipamerkan memiliki ruang-ruang kepenasaran, jadi datang dan kalau bisa koleksi karya Maestro Jeihan ini,” ajak Ussi.
Pameran resmi dibuka untuk Undangan Khusus di buka pada Senin (30/10/2017) dan bisa diapresiasi umum mulai 31 Oktober sampai 1 November 2017.
SENI.CO.ID adalah media Partner Official dalam event ini. BRAVO Maestro Bravo Jeihan.
Informasi Pamneran Jeihan
The Manhattan Square Building
Mid Tower, 12th Floor
Jl. TB Simatupang Kav 1 – S
Jakarta, 12560 – INDONESIA
p : +62 21 8064 1069
f : +62 21 8064 1001
|AME/SN