Home AGENDA REVITALISASI SEMANGAT BERKESENIAN MASYARAKAT PACIRAN PANTURA

REVITALISASI SEMANGAT BERKESENIAN MASYARAKAT PACIRAN PANTURA

1

Loading

PARADE SENI BUDAYA PANTURA

SENI.CO.ID – Rumah Budaya Pantura bersama Karang Taruna Desa Kemantren, Paciran, Lamongan, Buana Karya Putra menggelar pertunjukan seni kolosal bertajuk Parade Seni Budaya Pantura untuk menyambut tahun baru 2019. Dimulai pada pulul 20.00 WIB, Acara yang diadakan tanggal 31 Desember 2018 ini akan digelar di Gedung Olah Raga Kemantren.

Parade Seni Budaya ini akan menampilkan beberapa jenis kesenian yang tumbuh dan dihidupkan di wilayah Desa Kemantren dan sekitarnya. Diantaranya adalah  kesenian Tongklek, Ludruk, Musik Patrol, Bambu Gila dan Pencak Silat. Selain itu, pagelaran teater dari Rumah Budaya Pantura dan musikalisasi puisi juga ditampilkan dalam acara ini. Sebagai penutup acara,  pesta kembang api diharapkan dapat memeriahkan acara menyambut tahun baru 2019.

“Acara ini merupakan kali pertama yang kami adakan untuk menyambut tahun baru. Kalau biasanya kami mengadakan pagelaran musik Dangdut, kali ini kami mengetengahkan kesenian tradisional atau kesenian yang tumbuh dan dikembangkan masyarakat sekitar,” ujar Hari Nugroho, pembina Rumah Budaya Pantura kepada SENI.CO.ID Sabtu 29 Des 2018.

Selain untuk menumbuhkan semangat berkesenian masyarakat, kegiatan ini juga bertunjuan untuk menggali kembali kesenian-kesenian yang tumbuh dan tetap dihidupkan oleh masyarakat. Acara ini merupakan upaya merevitalisasi semangat berkesenian masyarakat, tambah Hari Nugroho.

Dalam acara itu juga ada kegiatan menanam pohon dan santunan untuk anak yatim dan difable. Sejumlah 500 pohon cemara dan mangrove akan ditanam pada pagi hari sebelum acara Parade Seni Pantura dimulai. Ada 50 anak yatim piatu dan difable akan mendapatkan santunan. Penanaman pohon dan pemberian santunan ini, merupakan bentuk kepedulian sesama yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk pemahaman berkebudayaan, yakni menjaga lingkungan dan peduli terhadap sesama.

“Rumah Budaya Pantura sendiri merupakan komunitas seni, budaya dan literasi yang diinisiasi oleh Japfa Foundation, sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia dari aspek budaya dan seni. Didirikan pertengahan tahun 2018 ini, Rumah Budaya Pantura dalam kesempatan ini juga ingin mengenalkan keberadaannya di tengah masyarakat Paciran dan sekitarnya,” beber Hari.

Rumah Budaya Pantura didirikan sebagai komunitas berkesenian dan berliterasi yang bersifat terbuka. Warga Paciran dan sekitarnya bisa bergabung dalam komunitas ini.

“Kedepannya, Rumah Budaya Pantura dengan dukungan penuh dari Japfa Foundation akan mengadakan sejumlah program baik itu diskusi, pelatihan, produksi karya seni dan segala bentuk kegiatan literasi,” tandasnya. |SENI/ATA

Sponsor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here