Home PANGGUNG Indonesia Opera Society yang Spektakuler

Indonesia Opera Society yang Spektakuler

3463
0
SENI.CO.ID – Indonesia Opera Society telah menyelenggarakan sebuah konser megah dan kolosal di ibukota negara dalam rangka merayakan tonggak 10 tahun ulangtahunnya Rabu, 7September lalu.
Diselenggarakan di Segara Ballroom, Hotel Dharmawangsa Jakarta, Opera Gala ini menampilkan
para penyanyi kelas dunia dari 10 negara termasuk dari Indonesia.

Para artis ini adalah penyanyi Soprano Gayane Vardanyan (Armenia) , Anna Dinna Migallos (Filipina), Evelyn Merrelita (Indonesia) dan Amelie Fleetwood (Swedia);
mezzosoprano Angelique Noldus (Belgia) dan Tamta Tarieli (Georgia); tenor Anando
Mukerjee (India) dan Fransico Corujo (Spanyol); penyanyi bariton Massimo Di Stefano (Italia)
dan Tim Kuypers (Belanda); dan penyanyi bass Harland Hutabarat (Indonesia).

Selain mereka, tamu spesial acara ini adalah pianis / komposer Ananda Sukarlan,kelahiran Indonesia tapi diakui secara internasional yang telah menyiapkan sesuatu yang istimewa untuk merayakan 10 th HUT Indonesia Opera Society: sebuah karya spektakuler untuk piano dan orkes yang mengambil material dari sebuah lagu oleh komposer IsmailMarzuki “Fantasy on Selendang Sutra”.

Mengomentari tentang dari mana datangnya inspirasi untuk karya ini, Anandamengatakan, “Ketika IOS meminta saya untuk sebuah karya baru untuk merayakan ulang tahun ke-10 mereka, saya tahu saya harus fokus pada ‘I’ dari inisial mereka.Indonesia telah mulai membangun identitasnya di musik klasik, tapi masih jauh dalamdunia opera. Meskipun ‘Fantasy on
SELENDANG SUTRA ‘adalah piano concerto sepanjang 7 menit, saya mencoba untukmemasukkan beberapa aspek dramatis dan naratif sehingga musik ini operatik dalam strukturnya. “

 
“Lagu asli oleh Ismail Marzuki itu sendiri sudah sangat operatik: itu adalah tentangselendang sutra yang diberikan oleh kekasih seorang prajurit sebelum ia berangkatberperang. Lagu ini ditulis di tahun 1946, tapi saya jabarkan ke dalam gaya yang berbedabahkan saya meng-
eksplorasi warna instrumental , ritme dan irama yang paling inovatif, “kata Ananda.

Mereka diiringi oleh Nusantara Symphony Orchestra (NSO) dari Indonesia.
Keterlibatan NSO di Opera Gala menandai “comeback” mereka tahun ini.
Konduktor Hikotaro Yazaki dari Jepang yang telah melakukan kolaborasi sebelumnya dengan
NSO kembali untuk memimpin orkestra legendaris negeri kita ini.

Salah satu orkes Indonesia terbaik, Nusantara Symphony Orchestra kini dikelola
oleh Miranda Goeltom dan memiliki catatan mengesankan setelah memproduksi beberapa acara dengan musik berbagai komposer terkenal dunia. Orkes ini juga yang telah memperkenalkan mahakarya komponis alm. Yazeed Djamin, “Variations on Sepasang Mata Bola”, dan kini “Fantasy on Selendang Sutra” telah diprediksi akan mengalami sukses yang sama di kemudian hari.

Mengagumkan seperti biasanya, Opera Gala yang dikepalai oleh pendiri IOS, Erza S.T serta direktur pelaksananya Chendra Panatan ini penuh dengan sentuhan menarik.Selama
acara yang
eksklusif untuk undangan ini, semua 600 tamu yang mewakili crème de lacrème dari
Jakarta dapat memilih antara tiga menu yang sangat istimewa, disiapkan oleh
Chefs paling terkenal kota ini
di acara makan malam sebelum konser berlangsung.
 
  Selama 3 hari sesudahnya, para penyanyi opera ini konser dan memberi masterclasses vokal di berbagai tempat, diselenggarakan oleh kedutaan besarnya masing-masing yang mensponsorinya untuk datang ke Indonesia. Sampai hari Sabtu malam, ini adalah 4 hari paling intens dan inspiratif untuk dunia musik klasik Indonesia, khususnya dari dunia vokal, piano dan orkes. Semua acara ini telah dinikmati bukan hanya oleh para pecinta musik, tapi juga sebagai sumber motivasi dan inspirasi para musikus muda di Jakarta. | ATA/sn
Previous articleYayasan Dokumentasi HB Jassin Tidak Temukan Jalan Lancar Dengan Birokrasi Gubernur DKI Jakarta
Next articleMAHABHARATA PART 3: KURUSETRA WAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here