Home AGENDA PAMERAN PUPUHU #2, BANDUNG LAUTAN ART, Sebuah Estetika Rupa

PAMERAN PUPUHU #2, BANDUNG LAUTAN ART, Sebuah Estetika Rupa

361
0

SENI.CO.ID – Sebuah pameran karya-karya seni rupa yang diusung oleh perupa Bandung dalam pameran bertajuk “ BANDUNG LAUTAN ART” yang dihelat pada 25 Maret hingga 1 April 2022, di Galeri Pusat Kebudayaan di Jalan Naripan Bandung.

Pameran diikuti mayoritas karya-karya perupa senior alumni IKIP (AHIMSA), Pupuhu dan perupa muda Seni rupa UPI Bandung. Dalam kesempatan ini mereka mengangkat seni lukis dengan muatan cukup beragam dari yang representasional, abstrak, bahkan bentuk-bentuk perupaan modern hingga wujud kekinian (kontemporer) dengan menarasikan serta dielaborasikan kreatifnya secara personal dan rupanya itu merupakan epitome atau makna simbolik dari subject yang menyimpan pelbagai tafsir.

Pelukis Muhammad Muhtar/andi
Pelukis Dadang M. A dengan karyanya/andi

Menurut Eddy Hermanto Kurator Pameran mengatakan peta perkembangan seni rupa masa kini diawali dengan konsep adanya suatu wilayah yang tidak lagi dibatasi oleh teritorial satu negara, melainkan sistem informasi dan komunikasi yang dapat menembus dinding geografis dan politik bahkan kehadirannya sebagai bentuk interpretasi skeptis.

Yoppy Yohana (kiri) beserta muridnya pelukis masa depan Ghulam Gurat Sopiandi

“Seni rupa masa kini merujuk pada suasana intelektual dan sederetan wujud kebudayaan yang meragukan ide-ide, prinsip-prinsip, dan nilai-nilai yang dianut oleh modernisme. Seni rupa masa kini merupakan sebuah konsep periodisasi yang berfungsi untuk menghubungkan munculnya bentuk-bentuk formal baru dalam sendi kultural dengan kelahiran sebuah tipe kehidupan sosial dan sebuah orde ekonomi yang baru; apa yang secara eufismistis disebut sebagai modernisasi masyarakat pasca industri atau konsumer, masyarakat media digital atau visual, atau kapitalisme multinasional,” tulisnya.

Nampak keragaman karya menarik dan bagi yang berminat menyaksikan pameran ini akan berakhir sampai 1 April 2022. Inilah sebuah pameran rupa penuh estetis dari para pupuhu.  (AndiS)

Previous articleCara Pandang Baru Fotografi Ve Dhanito Tanpa Batas
Next articleUjang Hidayat, Sang Fotografer Juara dan Kolektor Ratusan Kamera Analog

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here