![]()
SENI.CO.ID — Pernahkah Anda membayangkan karya-karya sastra Indonesia, mulai dari puisi-puisi lirih penyair lokal hingga novel-novel eksistensial penulis muda Nusantara, dipajang megah di toko buku internasional, dibahas di forum sastra dunia, dan dikaji dalam ruang-ruang kuliah sastra global? Kini, bayangan itu tak lagi sekadar angan. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sedang membuka jalan nyata untuk mewujudkannya melalui program Laboratorium Promotor Sastra 2025.
Dengan headline menggetarkan: “Mari Bersiap Menjadi Promotor Sastra!”, program ini bukan sekadar pelatihan. Ia adalah undangan terbuka untuk menjadi bagian dari gerakan kultural strategis—sebuah diplomasi budaya berbasis literasi. Di baliknya tersimpan misi besar: menjadikan sastra Indonesia sebagai bagian dari perbincangan global.
Membentuk Agen Sastra Masa Depan
Laboratorium Promotor Sastra dirancang sebagai inkubator yang melahirkan literary agents—profesi langka namun vital dalam ekosistem perbukuan dunia. Seorang agen sastra bukan hanya perantara antara penulis dan penerbit, tapi juga penyusun strategi, negosiator hak cipta, dan duta kebudayaan tak resmi yang memperkenalkan karya sastra Indonesia ke luar negeri.
Program ini akan membekali peserta dengan keterampilan teknis dan wawasan strategis—mulai dari pemahaman hak cipta, teknik pitching kepada penerbit asing, penguasaan literasi perbukuan internasional, hingga pemetaan pasar sastra global. Para peserta juga akan mendapatkan jejaring kerja lintas negara, pembimbing profesional, dan peluang eksposur internasional.
Siapa yang Dicari?
Program ini terbuka bagi siapa pun warga negara Indonesia yang memiliki dedikasi di dunia sastra dan perbukuan. Baik Anda seorang penulis, editor, penerjemah, pustakawan, penggiat literasi, atau pekerja budaya, selama Anda:
- Menguasai bahasa asing (diutamakan Inggris),
- Lulusan minimal D3 atau setara,
- Aktif dalam ekosistem perbukuan Indonesia,
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program dan tindak lanjutnya,
- Mampu menyusun pitching serta sinopsis buku sastra Indonesia,







