Home DUNIA “Teaterikal” Eksentrik dari Salvador Dalí

“Teaterikal” Eksentrik dari Salvador Dalí

1287
0
Salvador Dali by shauntmax30.com

SENI.CO.ID – Tak akan banyak yang menduga bahwa Salvador Dalí adalah sang unik yang penuh perhatian. Bukan sekdar itu ia mengakui bahwa dia mencintai melakukan hal yang tidak biasa untuk menarik perhatian dirinya sendiri, yang kadang-kadang mengganggu penggemar yang mencintai lukisannya dan juga para pengkritiknya, karena perilaku “keteaterannya” yang eksentrik kadang-kadang membayangi hasil karyanya di perhatian publik.

Salvador Dalí Dari Wikipedia tercatat lahir dengan nama asli Salvador Domingo Felipe Jacinto Dalí i Domènech 11 Mei 1904 Figueres, Spanyol Meninggal 23 Januari 1989 dalam usia 84 tahun Figueres, Spanyol Kebangsaan Spanyol Pendidikan Real Academia de Bellas Artes de San Fernando, Madrid.

 The Persistence of Memory (1931)
The Persistence of Memory (1931)

Dali dikenal karena Lukisan, Menggambar, Fotografi, Seni patung, Menulis, dan Film.

Karya terkenal The Persistence of Memory (1931), sebuah karya dahsyat dimana lukisan ini Paranoia Kritis sebuah karya unik yang mengekspresikan sifat fana waktu melalui jam yang mencair. Menghisahkan sebuah kenangan yang di buat dalam simbol besar terhadap waktu, yaitu jam dinding yang meleleh. Sangat hiperrealis karya ini memang.

Soft Construction with Boiled Beans (Premonition of Civil War) (1936)
Soft Construction with Boiled Beans (Premonition of Civil War) (1936)

Atau kita lihat karya Soft Construction with Boiled Beans (Premonition of Civil War) (1936) dimana adalah lukisan oleh Surealis Dalí menciptakan sepotong untuk mewakili kengerian Perang Saudara  di Spanyol. Lukisan karya ini hanya enam bulan sebelum Perang Saudara Spanyol mulai, ia mengklaim ia menyadari perang agar tampil untuk memiliki kemampuan nabi-seperti karena “kekuatan kenabian pikiran bawah sadar.” Dalí mungkin telah berubah nama lukisan setelah perang dengan cara membuktikan kualitas kenabian ini, meskipun tidak sepenuhnya yakin. Karya Dali yang  lain seerti Face of Mae West Which May Be Used as an Apartment, (1935), Swans Reflecting Elephants (1937) Ballerina in a Death’s Head (1939), Dream Caused by the Flight of a Bee Around a Pomegranate a Second Before Awakening (1944), The Temptation of St. Anthony (1946), Galatea of the Spheres (1952), dan Crucifixion (Corpus Hypercubus) (1954) ikut membuat Gerakan politik Kubisme, Dadaisme, dan Surealisme Dali khas adalah kekuatan tersendiri.

Karya Dali hasil karya dikenal karena kombinasi mimpi aneh (bizzare) dengan draftmanship dan keahlian menggambar yang luar biasa dipengaruhi oleh master Renaissance. Dali seorang seniman dengan talenta dan imaginasi yang besar.

da

Dali adalah anak tunggal dari keluarga berada notaris kaya. Namun  dirinya tak mengikuti jejak orang tua. Ia telah menunjukkan minat pada seni sejak usia dini. Masuk akademi itulah Dali mulai mengenal berbagai kalangan seniman seperti pembuat film Luis Bunuel dan Penyair Federico Lorca.

Ia adalah siswa brilian, bahkan Dali menolak untuk mengambil ujian gelar dari akademi, mengklaim para penguji tidak cukup berkualifikasi untuk menilai karyanya.

Akibat insiden tersebut, dia diusir dari akademi. Dan Dali pindah ke Paris pada tahun 1926, dan dua tahun kemudian bekerja sama dengan Luis Bunuel sebagai penulis skenario untuk Un Chien Andalou (Anjing Andalusia), sebuah film yang membuat dia masuk dalam lingkaran surealis Paris yang dipimpin oleh Andre Breton.

Gaya hidupnya yang bohemian dan kecenderungannya pada skandal membuat Dali segera diterima dalam kelompok.

Pada tahun 1929, Dali bertemu Gala Elouard, seorang imigran Rusia dan istri Paul Elouard, penyair Perancis.

Meskipun Gala berusia sepuluh tahun lebih tua dari Dali, hubungan mereka segera berubah menjadi romantis, dengan Gala menjadi model dan manajer bisnisnya. Gala akhirnya bercerai dari suaminya pada tahun 1929, dan menikah dengan Dali di Paris pada tahun 1934.

Pada pertengahan tahun 1930, hubungan Dali dengan gerakan surealis mulai retak.

Kekaguman Dali pada Hitler dianggap melawan etika surealis. Ketika dia juga menyatakan dukungan kepada Jenderal Franco dari Spanyol, hubungan dengan kaum surealis menjadi terputus sama sekali.

Dali meninggalkan Paris pada tahun 1940 dan pindah ke Amerika Serikat. Dengan gaya flamboyan dan bakat untuk promosi diri, dia segera masuk dalam pergaulan sosial kelas atas.

Selama periode ini Dali dijuluki “Avida Dollars (serakah untuk dolar)” oleh Andre Breton.

Dali kemudian menjawab “Satu-satunya perbedaan antara saya dan surealis adalah bahwa saya seorang surealis”.

Ketertarikan Dali bergeser dari lukisan ke sastra. Pada tahun 1940-an, dia menerbitkan novel “Hidden Faces” pada tahun 1944.

Dia juga menulis beberapa volume otobiografi flamboyan selama periode tersebut, termasuk “The Secret Life of Salvador Dali”.

Pada tahun 1948, Dali dan Gala kembali ke Spanyol, menghabiskan sebagian besar waktu mereka di rumah mereka di Lligat.

Saat itu, lukisan Dali mengambil pendekatan yang lebih klasik, berfokus pada tema religius dan sejarah, bukan lagi surealistik.

Karya berkisar sejarah yang terkenal diantaranya “The Discovery of America by Christopher Columbus” yang dipamerkan di Museum Dali di St.Petersburg, Florida.

Sementara karya-karyanya selama periode ini menerima penghargaan, terdapat suara miring yang menyatakan bahwa dia tidak menghasilkan lukisan bernilai artistik setelah tahun 1930-an.

Pada tahun 1965, Dali beralih membuat patung dari perunggu dan kristal. Tapi disini terlihat betapa dia mulai kehilangan orisinalitas.

Banyak tema patungnya mengambil tema dari subjek yang pernah dilukisnya.

Pada periode ini, Dali lebih dikenal karena pesta-pesta mewah dan perilaku eksentrik dibandingkan dengan fokusnya pada seni yang telah membesarkan namanya.

Pada tahun 1980, Dali didiagnosa menderita cerebral. Karena tidak lagi mampu memegang kuas, dia pensiun dari dunia melukis.

Pada tahun 1982, Gala meninggal. Peristiwa ini sangat mempengaruhinya dan mulai membuat Dali semakin menyepi. Dan Salvador Dali -sang pelukis besar surealis- meninggal pada 23 Januari 1989 akibat gagal jantung. (berbagaisumber)

Leave a comment

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here