Home AGENDA Dari Jose Rizal Manua, PETISI MASYARAKAT TEATER INDONESIA

Dari Jose Rizal Manua, PETISI MASYARAKAT TEATER INDONESIA

931
0
Jose Rizal Manua/ Foto: indonesianfilmcenter.com

SENI – Seruan PETISI datang dari Jose Rizal Manua, yang menyatakan dan mempertanyakan siapa Alika Chandra, yang mengaku sebagai President National Center of AITA/ IATA (International Amateur Theatre Association) Indonesia. Ini nama asing di jagat teater. Maka ajakan Jose Rizal adalah tanda tangan dukungan teman-teman teater di tanah air. Berikut ajakannya:

SANGAT DIPERLUKAN
TANDA TANGAN TEMAN-TEMAN TEATER DI TANAH AIR:

PETISI MASYARAKAT TEATER INDONESIA

Surat kabar Kompas, tanggal 13 Mei 2016, menurunkan berita di halaman ‘Nama & Peristiwa’, tentang Alika Chandra yang berjudul “Tiga Teater Indonesia”

Nama Alika Chandra, yang tersebut pada berita di atas, yang mengaku sebagai Presiden President National Center of AITA/ IATA (International Amateur Theatre Association) Indonesia, merupakan nama yang asing bagi masyarakat teater di Indonesia. Kami sebagai masyarakat teater di Indonesia yang berada disini tidak ada yang mengenal nama Alika Chandra sebagai orang teater di Indonesia. Jadi bagaimana mungkin, seorang “Presiden” tapi tidak dikenal oleh “rakyatnya”.

Andai pun Alika Chandra benar menjabat sebagai ‘President National Center of AITA/ IATA (International Amateur Theatre Association) Indonesia’, tentunya, dia akan memilih grup-grup teater Indonesia terbaik untuk disertakan dalam berbagai ajang Festival Teater Internasional. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Dia hanya membawa dirinya sendiri dengan nama grup yang selalu berganti-ganti;

– Ketika mengikuti Festival anak Performing Arts, di Toyama- Jepang, tahun 2012, dia memakai nama grup ‘Satu Kata’, dengan repertoar “Cindelaras”. Sutradara Alika Chandra.
– Ketika mengikuti “14th World Festival of Children’s Theatre” di Stratford, Ontario- Canada, tahun 2016. Dia memakai nama grup JACCO (Jakarta Children’s Community). Dengan repertoar “Cindelaras”. Nama sutradaranya bukan lagi Alika Chandra, tapi nama anaknya, Ratnaganadi Paramita.
– Dan pada bulan Agustus 2016 yang akan datang, dia akan mengikuti Festival Teater/ Performing Arts di Toyama- Jepang dengan grup yang namanya lain lagi, yaitu Asa Pentas Mahakarya.

Sementara masih banyak Teater yang dapat memberi pertunjukan yang lebih bagus (dokumentasi pementasannya ada pada sdr. Jose Rizal Manua). Hal ini akan mengurangi citra teater Indonesia di mata dunia Internasional. Di samping itu, sampai saat ini, saudara Alika Chandra belum pernah berani mementaskan karya-karyanya tersebut di Jakarta atau di Indonesia secara terbuka, dengan publikasi yang luas.

Dengan demikian, masih ada yang lebih pantas mewakili Teater Indonesia di berbagai ajang Festival Teater Internasional serta mengusulkan kepada President AITA/ IATA untuk segera mencari sosok yang lebih pantas untuk menjabat sebagai ‘President National Center of AITA/ IATA (International Amateur Theatre Association) Indonesia’.
Perlu juga kiranya untuk dipertimbangkan, bahwa LTJ (Lembaga Teater Jakarta) setiap tahun menyelenggarakan “Festival Teater Anak se- Jakarta”, yang diprakarsai oleh DKJ (Dewan Kesenian Jakarta), diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Dan festival ini sudah berlangsung sejak tahun 1978. Telah banyak pula melahirkan grup-grup Teater Anak-anak terbaik. Disamping itu, ada pula Festival Teater Anak Nasional (Festival Teater Anak 2 tahunan), yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesenian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I, yang juga telah melahirkan beberapa grup Teater Anak-anak terbaik dari berbagai Provinsi di Indonesia, namun saudara Alika Chandra belum pernah sekali pun terlihat terlibat di dalamnya.

Karena bukan orang teater dan tidak satu pun orang teater yang mengenalnya, maka Alika Chandra tidak layak sebagai President National Center of AITA/ IATA (International Amateur Theatre Association) Indonesia!

Yang bertanda tangan di bawah ini kami, Masyarakat Teater Indonesia.

-SENI/red/018

 

Leave a comment

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here