Home AGENDA Pantomim Untuk Semua, Wanggi Hoed Tur Mime Tipis Tipis 2020

Pantomim Untuk Semua, Wanggi Hoed Tur Mime Tipis Tipis 2020

1362
0

SENI.CO.ID — Seni pertunjukan pantomim adalah seni pertunjukan tanpa kata-kata. Salahsatu bentuk seni pertunjukan tertua pada peradaban zaman. Seni Pertunjukan yang hanya dengan gerak-gerik melalui bahasa tubuh bahkan cenderung bisu ini oleh Aristoteles disebut sebagai pantomime (Richard Levin,1960).

Untuk itu, perlu di mengerti bahwa seni gerak-gerik yang tidak bersuara telah memiliki umur yang panjang. pantomim berasal dari bahasa Yunani yang artinya serba isyarat. Berarti secara etimologis, pertunjukan pantomim yang dikenal sampai sekarang itu adalah sebuah pertunjukan yang tidak menggunakan bahasa verbal. Pertunjukan itu bahkan bisa sepenuhnya tanpa suara apa-apa.

Jelasnya, pantomim adalah pertunjukan bisu ( Bakdi Sumanto,1992:1). Dan menurut Wanggi Hoediyatno atau biasa dipanggil Wanggi Hoed yang merupakan salahsatu seniman pantomim muda di Indonesia yang terus produktif berkarya dan melakukan perjalanan seninya dengan program Tur Mime mengatakan:

“Pantomime itu seni bahasa tubuh yang sunyi berbahasa universal, ada sebuah pesan yang tersembunyi dari tiap gerak dan imajinasi dalam kecepatan dan tempo tertentu, bukan sekedar lucu-lucuan. Pantomime itu bahasa perdamaian, bahasa untuk semua manusia yang hidup di bumi ini.”

Tur Mime Tipis Tipis adalah pertumbuhan perjalanan seni organik lintas medium dari Nyusur History Indonesia yang telah berjalan selama 1 dekade lebih sejak 2009. Seni pertunjukan pantomim pertama sepanjang sejarah khazanah seni pertunjukan dunia yang di Tur-kan dalam waktu pendek. Tur Mime Tipis Tipis bukan saja menghadirkan seni pantomim belaka, namun melibatkan para kolaborator lintas medium seni turut berpartisipasi.

Tur Mime Tipis Tipis bukan hanya pertunjukan yang hadir, namun ruang pertemuan bagi segala disiplin disegala ruang titik yang dikunjungi, berbagi karya, cerita dan kehidupan. Tur Mime Tipis Tipis akan membawa dan mengabarkan pesan ihwal lingkungan dan kemanusiaan dalam rangkaian menuju Hari Pantomim Internasional atau World Mime Day 2020 yang diperingati setiap tanggal 22 Maret serta memperingati 97 tahun kelahiran Marcel Marceau (Maestro Mime) asal Perancis dan seluruh seniman pantomim dunia turut merayakannya.

Tur Mime Tipis Tipis yang merupakan pertumbuhan perjalanan seni organik dari Nyusur History Indonesia sudah melakukan perjalanan seni ke beberapa titik luar/dalam ruangan sejak 2009, dan kembali hadir melakukan ibadah turnya pada 2019 ke beberapa kota di titik ruang seperti; Garut, Bandung, Jakarta, Solo. Dan di bulan Maret 2020 sejak tanggal 1 hingga 29 Maret 2020 kali ini akan singgah di beberapa kota seperti ; Bandung, Jakarta, Tangerang, Tegal, Yogyakarta, Sumedang, Cirebon, Kuningan dan Cianjur.

Wanggi Hoed terus berupaya menawarkan ruang gagasan dan keberlanjutan pemikirannya dalam ranah seni pantomim di Indonesia. Wanggi Hoed adalah salahsatu seniman Pantomim Indonesia yang terus menyerukan dan menyampaikan kabar peristiwa dalam menyelamatkan kehidupan dan kemanusiaan kita, Ia yakin bahwa kalimat yang diutarakan Marcel Marceau : “In silence and movement you can show the reflection of people” harus dinyatakan dan disebarkan.

“Bahwa Pantomim adalah bahasa perdamaian, dan Pantomim adalah bahasa untuk semua,” tandas Wangi kepada Redaksi SENI.CO.ID. |AME

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here