Tari Jaipongan Daun Pulus Karya Gugum Gumbira Getarkan Dago Car Free Day

Tari Jaipongan Daun Pulus Karya Gugum Gumbira Getarkan Dago Car Free Day

310
0
SHARE

SENI.CO.ID – Masyarakat Seni Rakyat Indonesia (Masri) gelar tarian masal. Sebanyak 2500 penari bersama-sama menari Jaipongan “Daun Pulus Keser Bojong” karya Gugum Gumbira, menggetarkan Dago Car Free Day. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Bandung Internasional Art Festival (BIAF#4) ini digelar, Minggu (29/7/2018) di Car Free Day Jalan Ir. Juanda (Dago) Bandung.

Nanu Muda seniman Bandung sekaligut panitia kegiatan tersebut mengatakan, tari lagu Daun Pulus Keser Bojong (DPKB) merupakan masterfiecenya jaipongan karya Gugum Gumbira yang muncul pada era tahun 1982. Pada waktu itu cukup menghebohkan jagat tari Sunda. Tepak kendangnya mempengaruhi berbagai kesenian di Jawa Barat, bahkan gaungnya sampai kesaantero nusantara.

“Lantaran dianggap vulgal, tarian DPKB pada masa gubernur Jawa Barat Aang Kunaefi sempat dilarang tampil kerana gerakan khasnya gitek, geol, goyang (3G). Walau demikian kemunculan tari DPKB mendapat sambutan baik dari masyarakat Jawa Barat. Maka tidak heran pada waktu itu semua kalangan menggemari dan manarikan tarian tersebut. Kaset lagu DPKB diproduksi mencapai 2 juta keping,” jelas Nanu.

Kemunculan lagu DPKB melahirkan penari-penari jaipongan yang cukup handal seperti Tati Saleh, Yeti Mamat, dan Eli Somali. Trio penari inilah yang menyemarakan khasanah tari Subda dan menghobohkan jaipongan yang identik dengan 3G. Bahkan penyanyi dangdut kondang Kamelia Malik pun sangat menggadrunginya dan turut popolerkan tari jaipongang di kalang artis nasional dan musik dangdut.

“Pada BIAF#4 2018 ini sekitar 122 sanggar tari dari Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan yang luar biasa. Menunjukan bahwa menari jaipongan itu tidak terbatas dalam satu panggung, mereka pun menari di ruang publik seperti di jalan raya,” pungkas Nanu.*(mang)

Comments

comments

Leave a Reply

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY