Home AGENDA Sohieb Toyaroja dan Kisah Lukisan Semar

Sohieb Toyaroja dan Kisah Lukisan Semar

452
0

SENI.CO.ID – Berbagai kondisi dilewati Semar sejak masa muda hingga massa tuanya, berjuang menegakan nilai-nilai sosial kemasyarakatan. Terutama menegakan keadilan, mengembangkan sikap tepo seliro, serta mengabdi sepenuh hati terhadap apa yang dikerjakannya. Sehingga menegakan suasana sosial yang lebih tenteram dan tertib. Sehingga sosok Semar menjadi suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah dasar yang dikembangkan Sohieb Toyaroja dalam pameran tunggal lukisannya bertajuk Ke-diri, merangkai konsep dasar kehidupan Semar dalam menegakan ketertiban dan ketentraman masyrakat sekeliling.

Pameran diselenggarakan di Galeri Kunskring Paleis, Jl Teuku Umar 1, Jakarta. Pameran akan berlangsung pada tanggal 29 april- 29Mei 2018.

“Melihat kondisi saat ini saya berpikir memtajam karakter hingga mempunyai kekuatan dalam kehidupan sosial serta menghadapi banyak kemungkinan dibutuhkan sosok yang kuat. Sosok yang dapat merawat diri sendiri, serta lingkungan sosialnya dengan nilai-nilai luhur, saya memilih Semar dalam konsep pameran ini untuk menegakan nilai-nilai sosial” ujar Sohieb ditengah mempersiapkan pameran di studio lukisnya.

Sedangkan pembukaan pameran akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2018, pada pukul 19.30 WIB akan dibuka oleh Erry Sulistio, seorang pecinta seni.

Tematik Semar menjadi dasar visual cukup memberi pengertian bagaimana mengejawantahkan kondisi sosial kemasyarakatan saat ini. Melalui dunia pewayangan Semar selalu merawat kediriannya dalam lingkungan yang keruh, antara pandawa-kurawa. Kekuatan diri Semar menjadi simbol ditegakannya keadilan dalam ruang-ruang yang luas, bersama punokawan.

Sosok leluhur yang tertua dalam pewayangan, tidak menyimpang perilakunya dari perintah raja untuk terus membudidayakan bumi, memberikan dirinya sebuah peran yang akan memungkinkan anak-anak dan cucu-cucunya tinggal selamanya di tanah yang sudah ditetapkan sebagai tempat tinggal selamanya. Sosok secara personal dihormati oleh para kesatria, adalah Semar. |Frigidanto Agung

Leave a comment

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here