Rd. Syarief Hidayat, Imajinasi dan Ruang Tanpa Batas

Rd. Syarief Hidayat, Imajinasi dan Ruang Tanpa Batas

298
0
SHARE
Rd. Syarief Hidayat Kartaamidjaja/ist

SENI.CO.ID – Menenggok karya lukisan Rd. Syarief Hidayat dalam sejumlah karyanya memberikan interprestasi lain yang sangat penuh imajinasi. Syarief memiliki talenta kuat, sehingga karya lukisannya menjadi ciri khas dimana ia juga menunjukkan eksistensi dan konsistensi dalam berkarya selama ini.

Syarief yang mengikuti jejak Ayahanda Pelukis Rd. Tohny Joesoef menggeluti kesenian dalam hal ini melukis sangatlah kuat dalam pilihan media dan ekspresi karyanya. Ia memang berbeda dalam nilai esensi rupa dengan sang ayah namun yang menjadikan kekuatannya adalah ia mampu menciptakan karya-karya alternatif dari imajinasinya.

Dalam tulisan kali ini Redaksi SENI.CO.ID  mengangkat kisahnya Syarief yang memiliki konsep ruang imajinasi sebagai pengalaman kehidupan dan pengalaman yang tumbuh dan ‘berevolusi‘ menjadi seorang seniman profesional (the professional artist). Ia membentuk imajinasinya yang tanpa batas dalam berkarya. Imajinasi Rd. Syarief Hidayat diterjemahkan dalam sejumlah karyanya lukisan dan juga ada seni instalasi yang merespon ruang dalam kekaryaannya.

Pelukis Indonesia yang kini untuk sementara menetap di Myanmar. Dalam dialognya dengan redaksi ia baru saja menggelar Pameran bersama di Myanmar.

Jika Rizki A. Zaelani kurator seni rupa pernah menyebut bahwa Lukisan-lukisan Syarief secara umum menunjukkan jejak-jejak dari proses abstraksi bentuk yang kemudian dibedakan dan dirumuskan dalam permainan bidang-bidang warna yang dramatik. “Karya-karya Syarief lebih sering bermulai dari penetapan subject matter-nya yang berasal dari obyek-obyek tertentu, baik berasal dari alam, seperti misalnya: ayam, bulan, atau matahari, maupun obyek tertentu yang menandai sebuah lingkungan tertentu secara khas,”beber Rizki.

Lukisan Syarief lanjutnya menunjukkan artikulasi kekuatan bidang-bidang warna yang berwatak padat: kadang nampak berwarna kontras maupun bersifat monokromatik. Metode kerja Syarief membuat proses abstraksi pada prinsipnya adalah suatu metode untuk “menjauh” dari gambaran bentuk sebagaimana biasanya bentuk tersebut dicerap oleh indera mata kita,”tulisnya.

Rizky juga menambahkan bahwa metode abstraksi bentuk yang dilakukan Syarief menjauhkan kita dari pengalaman langsung yang dihasilkan tatapan mata untuk kemudian membawa pengalaman tersebut, secara langsung, dalam situasi kedekatan bentuk dalam cara yang berbeda.

“Cara tersebut akan ditemukan dalam pengalaman cita-rasa tiap-tiap pengamat karyanya melalui hasil interaksi bidang-bidang warna yang hidup dan menyerap perasaan,” ungkapnya.

Kami melihat karya lukis Syarief bisa jadi hasil kreativitas dirinya sendiri atas kegelisahan  sehingga dapat menumbuhkan khasanah wawasan Syarief tercurah dalm tiap karyanya. Simak karya berjudul  “Morning Glory” Acrylic siatas Canvas karya ini menampilkan objek Ayam Jago berlatar Matahari, ia ingin menampilkan semangat dan ini adalah karya yang penuh imajinatif. Karya ini dibuat tahun 2017 begitu kuat dan secara warna yang lepas tanpa beban.

sy1Pada “The Sound of Dawn 30 X 30 cm Mix Media on Canvas 2017 ada misteri dalam wujud visual. Namun makna tersirat menjadi bagian kuat akan karyanya.

sy4
Sedang dalam karya “Meditation” 65 X 65 cm Mix Media in Canvas 2017 lebih sublim karena karena dia memilih imajinasinya larut dalam karya.

Syarifnya ada respon karya Art Work in Indonesian International School Yangon 2017 yang merespon karya di dinding.
sy6
sy5Itulah karya Syarif sebagai pewarisan berkesenian dalam dunia seni rupa ayahnyaRd. Tohny Joesoef (alm) di Sanggar Ligar Sari ’64 (SLS ’64) Bandung sehingganya yang mengalir saat terus hidup dan berlanjut imajinasinya tanpa batas. | AME

Tentang

Rd. Syarief Hidayat Kartaamidjaja

Tempat Lahir               :    Bandung

Tanggal Lahir              :    15 Mei 1968

Alamat                         :    #100 Lower Kyimyindine Road, Ahlone Township

Yangon, Myanmar

HP                               :    +95 9966.4045.79

E-mail                          :    kikipjago@yahoo.comsyarief911@gmail.com

Pendidikan                  :

–    belajar seni rupa pada ayah Rd. Tohny Joesoef (alm) di Sanggar Ligar Sari ’64 (SLS ’64) Bandung

–    kuliah di STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) Yapari-ABA Bandung

–    11 tahun eksplorasi rupa di Bali

 Pengalaman Organisasi  :

2010 – 2011    : Koordinator Seni Rupa. Syair Untuk Sahabat. Jakarta.

Koordinator Seni Rupa. Syair Untuk Sahabat. Bandung.

2008 – 2011    : Ketua Sanggar Olah Seni (SOS) Siliwangi. Bandung.

2004 – 2008    :  Kurator. Galeri Winart. Bandung.

Art Programmer. Galeri Winart. Bandung.

2001 – 2008    : Koordinator Seni Rupa. Sanggar Olah Seni (SOS) Siliwangi. Bandung.

1989 – 1995    : Sie. Kesenian Senat Mahasiswa STBA Yapari-ABA. Bandung.

 

Pameran Tunggal       :

2016      : “Ruang Ruang Imajinasi”. Hotel Dafam, Cilacap.

2014      : “Land Life Love”. Tirana Arthouse, Yogyakarta.

2011      : “Colour of Life”. Grand Preanger, Bandung.

2007      : “Pohon Jago”. Café Bali, Bandung.

2006      : “Dialog Alam”. Hotel Panghegar. Bandung.

2001      : “The Brightness of November”. TC Gallery Kemang, Jakarta.

1998      : “Fenomena Jago#2”. Bali Cliff Resort, Bali.

“Fenomena Jago #1”. TC Gallery, Jakarta.

1996      : “Ayam, Cicak, Anjing, dan Segitiga sebagai Simbol”. Sanggar Olah Seni Bandung.

1995      : “Mata, Hati, dan Tangan”. Center Culture France, Bandung.

Pameran Bersama      :

2018      : “Imago Mundi”. Hulo Gallery, Kuala Lumpur, Malaysia.

: “Imago Mundi”. Fairmont Hotel, Jakarta.

2017      : “Imago Mundi”. Bentara, Jakarta.

: “Imago Mundi”. Nuve Heritage Hotel, Singapura.

2016      : “Imago Mundi.” Bentara Budaya, Bali.

: “Imago Mundi.” Bentara Budaya, Yogyakarta.

2015      : “Pada Cermin || On Mirror“. Galeri Nasional, Jakarta.

2013      : “Meta Amuk”. Galeri Nasional, Jakarta.

: 25 Years Stichting Maldoror (Exhibition II) at Vrije Academie/Gemak, Netherlands.

2010      : Pameran Lukisan “Art For Aids”. Bentara Budaya, Jakarta.

Pameran Lukisan “Art For Aids”. GIM, Bandung.

Pameran Seni Rupa “Tribute to Sudjojono”, Bandung.

2008      : Pameran Lukisan “Sinergi Rupa”. PGA SCBD, Jakarta.

Jogja Art Festival I. Taman Budaya Yogyakarta.

2006      : Pameran 50 Terpilih Kompetisi Pelukis Jawa Barat. Landraad, Bandung.

Pameran Human Solidarity for Jogja. Win Art Gallery, Bandung.

2005      : Pameran 3 in 1. Gallery Cemara 6 Menteng, Jakarta.

Pameran Lukisan “Titik Temu” bersama Nana Banna, Dadang MA. Win Art Gallery, Bandung.

2004      : Pameran Bersama “Silaturrahmi Daun-daun”. Gallery Kita, Bandung.

Pameran Bersama. Topaz Galleria Hotel, Bandung.

Pameran Bersama “49 Tahun Konferensi Asia Afrika”. Bandung.

2001      : Pameran Bersama Pelukis Bandung.H Gallery, Jakarta.

Pameran BAE. Gallery 16 dan Sanggar Olah Seni Bandung.

D’Art Performance dalam launching St. Dupont – Sampoerna. Bandung Indah Plaza, Bandung.

Pameran Bersama Keliling Bandung.

1999      : Penggarapan Seni Rupa Koran (P4SRK)

Pameran Dua Ekspresi. TC Gallery, Jakarta.

Pameran “See and Visualize”, bersama Andrew Storey & Katarina Popp. Bali Cliff Resort, Bali.

1998      : Pameran Seni Rupa “Mawar Api” dalam hari Bumi. YPK, Bandung.

1996      : Pameran Bersama 33 Seniman Bandung. Hotel Melia Purosani, Yogyakarta.

Workshop Kolaborasi Indonesia – Belanda. FSRD ITB, Bandung.

1995      : Pameran Keliling Jawa Barat bersama LSI.

Pameran Lukisan Garis-Garis Talenta Muda. Wisma Dharmala Sakti, Jakarta.

Pameran dan Demo Melukis. Shangrila Hotel Coffee Shop, Jakarta.

1992      : Pameran Seni Rupa 2. Kampus STBA Yapari-ABA, Bandung.

Pameran Bersama KPMB (Kelompok Pelukis Muda Bandung). Hotel Endah Parahyangan, Bandung.

Pameran Seni Rupa 1. Kampus STBA Yapari-ABA, Bandung.

1991      : Pameran Besar Seni Rupa LSI. Museum Negeri, Jawa Barat.

1980      : Pameran Bersama Sanggar Ligar Sari ’64, Bandung.

1978      : Pameran Lukisan Anak-Anak. India.

 

Pemilik / Ketua Blue Green Art Management (Event Organizer):

Telah menyelenggarakan kegiatan:

2011             : HUT KODAM Siliwangi Jawa Barat & Banten.

Bandung Art Event. Bandung.

Syair Untuk Sahabat. Jakarta.

2010             : Syair Untuk Sahabat. Bandung.

2009             : Sound of Earth: Rockestra: Kolaborasi Musik dan Seni Rupa. Sabuga, Bandung.

2008             : Tribute To Harry Roesli. Taman Budaya Jawa Barat. Bandung.

2001             : St. Dupont Art Performance: Kolaborasi Musik dan Seni Rupa. |AHM/SEN

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY