Kegelisahan Seni Turino Priyoatmojo, Sentil “Korupsi Bukan Rejeki Bro…!”

Kegelisahan Seni Turino Priyoatmojo, Sentil “Korupsi Bukan Rejeki Bro…!”

248
0
SHARE
SENI.CO.ID – Bertemu dengan seniman yang satu ini sangat mengejutkan, penulis bertemu saat pertama malam itu di kawasan Tebet Jakarta Selatan. Seniman umumnya punya pola pikir masa depan kalau dilihat dari dan imaji liarnya. Tak terkecuali dengan sosok yang satu ini.
Turino Priyoatmojo
Turino Priyoatmojo

Adalah Turino Priyoatmojo jebolan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Solo. Dalam dunia seni rupa ia punya pilihan yang unik. Pameran Tunggal Pertamanya tahun 2007 di Galeri Cipta 2 TIM Jakarta, bertema PerEMPUan ada diksi dua makna antara Permpuan dan empu. Ia lebih suka memberikan simbol-simbol yang tersirat.

Pada  Pameran Tunggal  ke 2 2009 di Bandung ia ambil tema “Hidden Energy” ini dua makna yang kuat antara sembunyi dan energi yang dalam. Sedang dalam Pameran Tunggal ke -3, 2014 di Galery East Surabaya tema  Comm ia sudah respon akan konteks kekinian dunia internet. Dalam waktu dekat dia sedang siapkan karya yang lebih respon konteks kebangsaan dan peduli bangsa yaitu “KORUPSI BUKAN REJEKI BRO..!”, 

“WAYANG JAMAN”, “WAITING FOR THE SUN”, “POP NYUSSS”, “GONG”,
“BIJAKNYA CINTA JONGGRANG”, dan “AKSARA”
thumbnail“Yang sudah hampir rampung “KORUPSI BUKAN REJEKI BRO..!” karena ini untuk mengetuk sejumlah tokoh yang akan dimintai komitmennya agar tidak korupsi, bahkan semua tokoh bangsa baik ketua partai, kepala pemerintah dan sejumlah pejabat,” kisahnya.
Kegilaan seniman kelahiran Solo 20 Januari 1961 ini juga akan memberikan sejumlah karya ini kepada para tokoh yang ia lukis setelah dipamerkan. Karya akan berikan kepada tokoh dengan catatan bahwa tokoh itu wajib memajang karya lukis bertajuk Korupsi Bukan Rejeki Bro…! dipajang di kantornya, baik kantor Partai maupun ruang kerja dia.
“Saya sebagai rakyat akan sumbang lukisan dan mereka harus siap dengan komitmen ini,” beber seniman malangh melintang di dunia Advertising sebagai Creative Director ini.
Turino saat ini sedang gelisah atas negeri yang penuh maling akibatnya banyaknya koruptor di republik ini. “Makanya Saya buat kampanye gila agar tidak banyak yang korupsi,”tambahnya.
Kampanye itu apa efektif?
“Kampanye lewat karya rupa dan ini untuk mempertagas kesenirupaan saya untuk bangsa ini, saya peduli dan saya punya pandangan bahwa Korupsi musuh bersama dan ini harus dilawan dan saya melawan lewat karya, menurut syaa efektif dan ini akan saya buat masif,” tegasnya.
Karya Turino memang punya ke khasan, diluar karya dalam proyek Korupsi Bukan Rejeki Bro..! Sejumlah karya yang digarap ia detail sapuan warna dan goresan lepas menguncang kekuatan barik-barik dan ruang esensi dalam objeknya. Tak sedikit karyanya dekat ke perenungan yang surealis, meski tidak fokus didalamnya namun kekuatan karya Turino memberikan warna lain. Ia mengunyah objek dan menyemburkannya dengan keuatan warna dan visual yang mengejutkan. Digarap dalam digital yang kuat Turino memainkan warna sekuat imajinasinya. Simak saja karya pada sosok tokoh seperti Gus Dur, Bung Karno, Hitler dll.
trutru1tKarya yang diungkap dalam digital Turino beda dengan yang ada. Ia mengolah Wajah  tokoh penuh kekuatan dan interpretasi eksistensi jiwa tokoh itu.
Karya Turino juga yang menampilkan  figur lain dalam iamjinasinya sangat liar namun menawan. Simak karyakrya dibawah ini:
thumbnail (8)Ia menggambarkan kecantikan bukan sekadar, namun ada estetika visual meski objeknya adalah imaji.
Dia adalah salah satu yang sedikit bnayak dipengaruhi gaya Pop Art yang diagungkan Andy Warhol. “Saya banyak dipengarui Warhol dia tokoh penting seni rupa pop art dunia dan sampai kini belum ada tandingnya,” jelas seniman yang beberapa karyanya dikoleksi oleh para kolektor di dalam dan luar Negeri ini.
Sebagai seniman ’perupa’, Turino memang kuat ekperimennya ia juga belajar banyak karakter tokoh dan alur hidup tokoh jadi saat ia tumpahkan karya tentang ketokohan ia pahami betul corak jiwanya. “Identitas  sosok dan budaya objek saya jabarkan agar karya itu tak kosong,”ujarnya menutup pembicaraannya dengan SENI.CO.ID | AM/SENI

Comments

comments

Leave a Reply

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY