Jeihan…Jeihan…Jeihan

Jeihan…Jeihan…Jeihan

824
0
SHARE
Lukisan Jeihan tentang perempuan penguasa laut kidul / Foto AMK

Karyanya tak bosan diapresiasi. Dalam hitamnya menyimpan rahasia yang tak pernah terjawab. Dialah maestro seni lukis Indonesia yang memiliki kedigjayaan mumpuni.

OLEH AENDRA M. KARTADIPURA*)

Saya hanya bisa menyebut dia tiga kali. Untuk sebuah kekaguman yang hakiki terhadap maestro seni lukis Indonesia.

Ya dia adalah Jeihan..Jeihan..dan Jeihan.

Namanya tertoreh kuat di jagat lukis Indonesia sejak 1960an dan telah menguncang terobosan karya lukis menjadi booming.

–Terlalu kejam memang jika nama Jeihan dilupakan. Pun jika dilupakan sebuah tempatnya dalam sebuah MAP ART, yang belum lama ini dibuat. Nama studionya luput terabsen dalam daftar iru, dan Jika studio Jeihan yang sudah ada sejak 1980an hilang dari MAP ART Bandung itu adalah bentuk kejahatan intelektual, karena ingin megubur nama Jeihan..ini keterlaluan, terlepas lupa atau tak terditeksi–.

WhatsApp Image 2017-06-02 at 06.03.10

Jeihan dalam pembukaan pamerannya melakukan demo melukis/ Andi Sopiandi

Jeihan sebagai perupa tidak bisa diremehkan dan jika namanya diremehkan itu namanya tidak adil.

Ia adalah pelukis yang memiliki daya pikat tersendiri dari catatan seni rupa Indonesia. Terkenal sebagai pelukis mata hitam, kosong, dalam dan di sanalah perenung yang hakiki yang sebenarnya dari lukisan Jeihan yang sublim.

Prof Jacob Sumardjo menyebut kepecayaan diri Jeihan sangat tinggi. Dia  maitu pada yang terjadi secara umum. “Maitu sendiri tidak percaya pada yang dianggap benar orang lain,” ucap Sejarahwan yang dekat dengan Jeihan.

Jeihan masih kata Jacob selalu menacari kebenaranya sendiri. Dan itu kegilaan. Dia ingin berbeda dengan yang waras dan normal habitat kecocokan sesuai umum.

“Dia melawan arus dan Jeihan sendirian terus.…dalam dunianya yang percaya diri tinggi,” beber Jacob. 

Petualangan Jeihan adalah ruang yang dalam di kesunyian. Jeihan adalah sunyi dan misteri dalam estetika yang sublim.

Saya melihat karya dan karakter dia dalam segi esensi adalah nurani imannya. Seni Jeihan seni tinggi bukan sekadar indah. Maestro legendaris Indonesia ini tinggal di Bandung.

Jika Mikke Susanto yang menyusun bukun “JEIHAN: Maestro Ambang Nyata dan Maya” itu menurut saya sebatas dasar pemahaman hidup Jeihan sejarah kecil saja. Selama lebih kurang 2 tahun, dari 2015-2017 penulis bergelut kiranya masih kurang. Meski perkenalan dan hubungan antara Jeihan dan Mikke Susanto selama lebih 4 tahun tersebut itu hendaknya harus didalami lagi.

Karya Jeihan adalah hidupnya dan diksi Jeihan adalah retorikanya. Sehingga warna dan jia Jeihan menyatu dalam bingkai yang sulit ditebak. Dunia sendiri penuh misteri namun kuat mempengaruhi suatu kehidupan.

Pameran tunggal Jeihan “SUFI/SUWUNG” pada 2-20 Juni 2017 di Studio Jeihan Jalan Padasuka Bandung bagi saya adalah restropeksi kecil dari Jeihan dan ini sebuah penyampaian rasa di bulan Ramadhan.

Lukisan-lukisan yang bertema religiusitas tinggi adalah simbol jiwa-jiwa dari nilai dalam Jeihan. Ini sebuah personalitas jiwa Jeihan dan sang MAHA. Lukisan Jeihan melintas dalam jiwa kalbu yang berlirik bahkan lebih dalam dari sebuah catatan hidupnya.

Dunia sunyi Jeihan dan cerahnya imajinasi liar dari warna dan kekuatan estetik tak tertandingi. Coretannya dan visual menyatu dalam objek yang di dalamnya ada kisah panjang kealam spiritual tinggi.

Hakekat jiwa Jeihan dalam usia 79 tahun bukan sekadar matang ia telah kuat dalam titik pencapaian karya yang luhur, nilai yang tinggi sebagai kekuatan seniman rupa yang mumpuni.

Jeihan…Jeihan…Jeihan….Seni-mu menguncang jiwa yang menyaksikannya dan kuat dalam daya pikat yang tak henti terus merenda karya baru dan terus dalam putaran kekuatan sendiri yang gelisah penuh makna. Selamat…..!

*) Pemimpin REDAKSI SENI.CO.ID

Comments

comments

Leave a Reply

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY