Home AGENDA Memaknai Secara Kritis Lukisan

Memaknai Secara Kritis Lukisan

843
0

SENI – Pameran ini ingin menampilkan pembacaan baru atas lukisan-lukisan (painting) dari sejumlah seniman lukis yang berdomisili di Yogyakarta. Berpijak dari niatan tersebut, pameran ini menyadari bahwa lukisan kontemporer seharusnya tidak lagi hanya menjadi medium perantara gagasan, melainkan menjadi obyek yang tak pernah habis untuk dimaknai dijelajahi dan dikritisi oleh subyeknya (baca: pelukisnya). Dengan kata lain, seharusnya terdapat kegelisahan seorang pelukis untuk terus menguji urgensi atas praktik seni lukisnya di tengah isu-isu budaya visual yang mengitari ruang dan waktu pelukis tersebut.

img_2094“Pameran ini juga hendak menguji sejauh mana signifikansi seni lukis sebagai media di tengah makin canggihnya medium seni saat ini dalam menampilkan citraan, mulai dari fotografi, video hingga virtual reality,”ujar Chabib Duta Hapsoro, kurator pameran.

Bertajuk Cartography of Painting, Pembukaan akan berlangsung Jumat, 3 Desember 2016 pukul 19.00 WIB. Pameran dilaksanakan mulai  3 Desember 2016 – 3 Januari 2017, bertempat di Albert Art Gallery,   Jl. Jalur Sutera Kav.16A no.7, Alam Sutera – Serpong 15325.

Seniman yang berpameran: Aan Arief, Aditya Chandra Hernawan, Agung Pekik, Anggar Prasetyo, Budi Ubruk, C.Roadyn Choerodin, Dwi Setya Acong, Erianto, Gatot Indrajati, I Wayan Dolik, Indra Dodi, Ismanto Wahyudi, Ivan Sagita, Januri, Laksmi Shitaresmi, Mai Erard, Marsoyo, Nanang Warsito, Oetje Lamno, Oky Rey Montha, Riki Antoni, Valdo Manullang, Wayan Kun Adnyana.

Sebenarnya pameran ini ingin mencari jawaban atas dua pertanyaan: 1) Apakah terdapat cara pandang atau pendekatan baru untuk pelukis hari-hari ini di luar metode “image-making”. 2) Di mana posisi seni lukis hari ini di tengah era digital yang mengondisikan tumpah-ruahnya imaji di sekitar kita. | Frigidanto Agung/SN

 

Leave a comment

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here