Perayaan Tubuh tahun ke 2 Maret 2016

Perayaan Tubuh tahun ke 2 Maret 2016

552
0
SHARE

SENI.co.id – Seniman Pantomime Bandung Wanggi Hoediyatno Ditangkap dan Diinterogasi Polisi Inilah awalnya event keren ini, Knepaa harus ditangkap polisi?

AWAK INISIATIF ARTS MOVEMENT

PERAYAAN TUBUH 2016

MARCH TO MOVE – “NAPAK NAFAS”

27 MARET 2016 – PUKUL : 19.00 WIB.

Titik Bergerak : Nol Kilometer menuju Eks-Palaguna.

JALAN ASIA-AFRIKA – BANDUNG, JAWA BARAT – INDONESIA

Perayaan Tubuh tahun ke 2 di bulan Maret 2016 kembali digerakkan oleh AWAK INISIATIF ARTS MOVEMENT sebelumnya pada tahun 2015 telah dikaryakan bersama publik hingga 2 kali di dua titik ruang publik serta tema yang berbeda setiap tahunnya, dan mendapat sambutan baik dari masyarakat dan penikmat seni di Indonesia bahkan dunia. Perayaan Tubuh kemudian tumbuh dari ide kehidupan inisiatif berbudaya, sadar bergerak atas nafas panggilan jiwa seni yang universal hadir di ruang publik, diinisiasi oleh beberapa kreator seni muda-mudi Bandung dari latarbelakang disiplin ilmu beragam, mewadahi dan memberi ruang ekspresi publik dan pemikiran kritis mengenai berbagi gagasan berproses dalam penciptaan karya seni baik tradisi hingga kontemporer yang kini hidup dimasyarakat dunia.

Melalui “Perayaan Tubuh” kami bersuara lantang melalui bahasa seni baik individu ataupun komunal, tentang berbagai isu juga peristiwa yang kini terjadi, baik di sekitar maupun media yang berhamburan di dunia nyata ataupun maya, karena semakin derasnya arus era-global-digitalisasi yang berkembang pesat. Melalui perayaan ritual revolusi tubuh ini, kami menyatakan bahwasanya ; Perayaan Hari Tubuh Internasional – March To Move : merupakan ruang titik temu aneka bahasa seni dengan medium tubuh yang universal dalam spiritualitas tradisi disetiap negara dunia, tubuh bukan hanya pada tubuh manusianya, namun tubuh dalam ragam media seni, mengingatkan dan menyampaikan pesan melalui isu dunia dalam semangat berkarya bersama, sebagai manifestasi hidup, dalam hal ini nafas yang hidup atas kehendak jiwa yang bebas bergerak bersama dalam tubuh bertindak melalui berbagai ungkapan ekspresi publik juga kreator dan kepekaan kritisnya, dengan cara melawan ketidakadilan dengan berkarya tanpa kekerasan, dan tahun ini mengangkat tema : “Napak Nafas”; perayaan atas perjalanan nafas dari setiap jiwa yang berhembus dari masa ke masa, mempertemukan tubuh manusia dan tubuh sejarah (bangunan tua/world heritage) bergerak menapaki ruh peradaban masa lalu menuju ruang komunal kekinian, bergumul pada aneka tubuh saling bersetubuh pada sejarahnya.

Perayaan Tubuh berdasar perjalanan atas do’a, perjuangan, semangat cita-cinta, harapan serta kebahagiaan yang dirayakan bersama dengan bahasa tubuh dari segala medium seni, kami yakin seni sebagai bahasa yang membebaskan serta damaikan jiwa manusia, maka kami merayakan dan mengingat kembali 22 Hari Penting Nasional dan Internasional, seperti ;

  1. World Wild Life Day (3 Maret), 2. Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia (3 Maret), 3 Hari Serangan Umum (1 Maret), 4. Hari Perempuan Sedunia (8 Maret). 5. Hari Musik Nasional (9 Maret), 6. Hari Internasional Anti-Kekerasan Polisi (15 Maret), 7. Hari Air Sedunia (22 Maret), 8. Hari Pantomime Sedunia (22 Maret), 9. Hari Kematian Antonin Artaud (4 Maret 1948), 10. Hari Meteorologi Sedunia (23 Maret), 11. Hari Hutan Sedunia (20 Maret), 12. Hari Kebahagiaan Sedunia, 13. Hari Musik Sedunia (20 Maret), 14. Hari Puisi Sedunia (21 maret), 15. Hari Arsitekstur Indonesia (18 Maret), 16. Hari Downsyndrome (21 Maret), 17. Hari Bandung Lautan Api (24 Maret). 18. Hari Teater Sedunia (27 Maret), 19. Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, 20. Hari Film (30 Maret), 21. Earth Hour Day, 22. Hari Raya Nyepi.

 

Seruan kami untuk semua : “Gerakanlah gerakan yang anda gerakan. Jangan gerakan gerak yang telah mereka gerakan, bertindaklah!.” seraplah daya semangat jiwa itu, kami bergerak dengan tindakan nyata melalui khazanah seni kehidupan. Semoga Perayaan Tubuh ini bisa menjembatani denyut energi dari nafas perjuangan para pendahulu untuk perubahan dalam kehidupan masa depan yang lebih baik dan bijak dn damai akan rmemperpanjang umurnya sendiri melalui do’a juga tindakan yang kita panjatkan pada setiap incinya.”

Kami rayakan bersama publik dan pelaku seni dalam satu ruang. Sejarah pertemuan tubuh dari berbagai keragaman kebudayaan yang hidup di masyarakat nusantara juga dunia untuk menyerukan Pesan Perdamaian dan Anti-Kekerasan pada “22 Hari Penting Nasional dan Internasional” diatas, melalui perayaan ini, baik dalam jalinan silaturahmi serta pertemuan tak sengaja, semua pesan yang disampaikan terus menyebar, memperpanjang umur dan ingatan kita sebagai masyarakat dunia dimanapun berada.

Rayakan Perayaan Hari Tubuh Internasional

Dengan Hening yang Bergemuruh

Bandung, 27 Maret 2016

Comments

comments

Leave a Reply

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY